Categories: MERAUKE

Pasar Mama-Mama Papua Terbengkelai?

MERAUKE– Pasar khusus untuk mama-mama Papua yang dibangun di sekitar Blorep Permai,  yakni antara perumahan Blorep Permai dengan jalan Cikombong Merauke, tampak seperti terbengkalai. Pasalnya, pasar yang selesai dibangun di tahun 2024 itu sampai sekarang belum dimanfaatkan.

Sementara dari pantauan media ini, rumput mulai meninggi mengelilingi pasar  yang berbentuk los tersebut. Di satu sisi  dinding tembok untuk satu bangunan yang khusus diperuntrukan untuk kios, mulai ramai dengan coret-coretan.

Pasar yang dibangun dengan anggaran miliran rupiah ini sebenarnya sudah dibangun jalan aspal masuk, sehingga saat musim hujan, pedagang mama-mama Papua  maupun masyarakat yang akan berbelanja di tempat tersebut merasa nyaman. Jalan aspal tersebut terlihat baru selesai dibangun di tahun 2025 ini.   

Hanya saja, pasar yang dibangun ini agak jauh dari pemukiman warga. Disisi lain sampai saat ini, pasar mama-mama Papua ini bukan  jalur angkutan umum. Apalagi jika sudah mulai malam, Sebagian warga berusaha  menghindari jalan yang sepi ini karena takut dipalak orang mabuk. Apalagi, sejumlah kejadian  pemalakan terjadi di sekitar  tempat ini.

Alhasil, pedagang mama-mama Papua  menolak untuk menempati tempat tersebut dengan alasan keamanan dan jauh dari masyarakat. Bahkan, pedagang mama-mama Papua tersebut sempat menyampaikan aspirasi penolakannya ke Majelis Rakyat Papua Selatan beberapa waktu lalu.    

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Merauke Erick Rumlus ditemui beberapa waktu lalu mengaku bahwa peresmian dan penggunaan pasar mama-mama Papua ini akan dilakukan setelah jalan masuk dicor dan diaspal.

‘’Kita ada alokasikan anggaran Rp 1,5 miliar untuk cor dan pengaspalan jalan masuk dan dalam pasar mama-mama Papua itu,’’ katanya.

Namun dari catatan media ini, sejumlah pasar yang  dibangun Pemerintah Kabupaten Merauke melalui Disperindakop selama ini Sebagian besar mubazir dan tidak difungsikan. Seperti pasar yang dibangun di belakang SMPN 2 Merauke, lalu Pasar di Sota, Pasar di Distrik Elikobel dan sejumlah tempat lainnya. (ulo)   

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Berkas Lengkap, Tersangka Persetubuhan Terhadap Anak Dilimpahkan ke Jaksa

Penyerahan tersangka bersama barang bukti ke Kejaksaan Negeri Merauke untuk proses selanjutnya, setelah berita acara…

5 minutes ago

Bulan Ini, Pelanggan PDAM Tanah Miring dan Semangga Mulai Bayar

Bambang Setiaji mengungkapkan bahwa jumlah pelanggan PDAM untuk Kawasan Tanah Miring dan Semangga Merauke tersebut…

1 hour ago

Aliansi Petani di Merauke Ancam Akan Gelar Aksi Demo Besar-Besaran

Aksi demo damai besar-besaran ini, lanjut Aloysius Dumatubun terkait dengan proses hukum terhadap pengurus Gapoktan…

2 hours ago

Penyelundupan Vanili Senilai Rp1,7 Miliar Digagalkan

TNI AL menggagalkan penyelundupan barang ilegal di Jayapura, Papua, pada Kamis (14/5). Persisnya di Pelabuhan…

3 hours ago

Dua Kelompok Massa di Wouma Kembali Bentrok

Bentrokan antara kedua kelompok masyarakat tak terhindarkan setelah dua kelompok ini melakukan aksi saling serang…

4 hours ago

Mimika Jadi Pasar Empuk Rokok Ilegal

Yudi menjelaskan, praktik ini sengaja dilakukan untuk menghindari setoran pajak ke kas negara. Dampaknya, pelaku…

5 hours ago