Categories: MERAUKE

Edarkan Narkotika, Dua Warga asal Boven Digoel Dibekuk

MERAUKE– Dua warga asal Kabupaten Boven Digoel  diringkus  Satuan Reserse Narkotika Polres Merauke. Keduanya berinisial  KN (25) dan FR (24). Keduanya diringkus karena mengedarkan Narkotika jenis ganja.

Bahkan,  penangkapan kedua pelaku dengan barang bukti terbesar yang dilakukan Polres Merauke selama ini. Kedua pelaku ditangkap pada tempat dan waktu yang berbeda.   

  Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suarnaya, SH, SIK melalui Kasi Humas Polres Merauke AKP  Ahmad Nurung, SH yang didampingi KBO  Satresnarkoba Ipda Benyamin Noriwari  mengungkapkan, pengungkapan kasus Narkoba jenis Ganja ini dilakukan pada Selasa  19 Maret 2023 dari pukul  15.00-16.30 WIT. Pengungkapan ini melibatkan  puluhan personil Opsnal Satresnarkoba bersama anggota Patmor.

Pengungkapan dan penangkapan ini,  jelas dia berawal saat Satnarkoba mendapatkan  informasi dan hasil penyelidikan pada Selasa (19/03/2024) sekitar pukul  14.00 WIT, yang akan melakukan transaksi di Kudamati, Kelurahan Kamundu Merauke.

‘’Sekitar pukul 14.30 WIT, target atau pelaku sudah terlihat di jalan Kudamati menaiki motor Metik Nmax, selanjutnya anggota Sat Narkoba melakukan penangkapan dan mengamankan tersangka KN yang masih berstatus mahasiswa  asal Kabupaten Boven Digoel. Selanjutnya  pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres Merauke,’’ katanya, Rabu (20/03/2024). 

Saat pemeriksaan, pelaku mengakui masih menyimpan ganja di kamar rumahnya.  Adapun total barang bukti Narkotika ganja yang berhasil diamankan seberat  500 gram atau setengah Kg dan uang  tunai sebesar Rp 2.234.000 serta barang bukti lainnya.

Kemudian dari hasil pengembangan tersebut, kata Kasi Humas,  Satnarkoba Polres Merauke kembali berhasil mengangkap FR (24) pada Rabu (20/03/2024) sekitar pukul 11.30 WIT, di Jalan Ahmad Yni Merauke dengan barang bukti 9 paket Narkotika jenis Ganja.

Sementara itu, dalam pemeriksaan yang dilakukan  penyidik  Satresnarkoba Polres Merauke terhadap KN menyebutkan bahwa Ganja kering kurang lebih 500 gram itu dibelinya dari seorang warga Pegunungan Bintang dengan panggilan John di Boven Digoel. ‘’Saya membelinya dengan harga Rp 2,3 juta,’’ katanya. 

Pelaku mengaku telah menjual antara 50-60 lentingan dengan harga Rp 50.000 setiap lentingannya.   

Kepada kedua pelaku, tandas Kasi Humas, kedua  pelaku  dijerat  Primer Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 111 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahum 2009 tentang Narkotika dengan  ancaman hukan maksimal 12 tahun penjara. (ulo)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Masih Syok! Sulit Lupakan Kenangan Tinggal di Rumah yang Kini Telah Hangus

  Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak…

7 hours ago

Mitos atau Fakta, Terlalu Banyak Makan Kacang Goreng Bisa Menyebabkan Jerawat?

Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…

8 hours ago

Pemerintah Klaim Pengangguran Turun 4,65%

Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…

9 hours ago

Anggaran Podcast Kemenkop Capai Rp103 Miliar Dipertanyakan

Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…

10 hours ago

Malaysia dan Brunei Bawa Kabut Asap Kalimantan ke ASEAN

Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…

11 hours ago

Kepadatan Pengunjung Jadi Tantangan, Sepanjang Jalan rezeki Terus Mengalir

Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…

12 hours ago