

Komunitas gojek, kurir dan maxim di Kota Merauke saat geruduk Kantor Telkom, Selasa (19/8/2025) Ceposonline.com/istimewa
MERAUKE – Komunitas ojek online (Ojol) seperti Gojek, Kurir dan Maxim di Kota Merauke melakukan aksi protes di Kantor Telkom, lantaran tidak bisa membuka aplikasi yang dapat mengakses layanan pesanan dan pembayaran digital, Selasa (19/8).
Mereka berteriak bahwa gangguan internet sangat berdampak pada piring nasi dan pemenuhan kebutuhan hidup keluarga.
Pihaknya menilai PT Telkom tidak serius melakukan evaluasi dan perbaikan kinerja yaitu berkaca dari kejadian pada tahun-tahun sebelumnya, dengan membangun jaringan backup agar masyarakat pelanggan tidak dirugikan terus menerus. Saking kesalnya, Telkom diminta bersikap netral alias tidak terlibat dalam urusan politik.
“Kalau ada unsur politik Telkom harus bersikap netral,” ucap Ito, Perwakilan Gojek di Kantor Telkom Merauke.
Menurut mereka, Merauke jadi langganan putus jaringan internet ketika terjadi kasus-kasus besar. Untuk itu, puluhan orang dari tiga komunitas tersebut menuntut pemulihan jaringan segera dilakukan dalam waktu dua pekan ini. Mereka akan kembali turun ke jalan jika permintaan tidak diindahkan.
Selain itu, Telkom juga diminta menyiapkan jaringan backup di beberapa titik pangkalan untuk para pekerja online ini dapat mengakses informasi pesanan di aplikasi.
Berdasarkan keterangan medis, luka tembak masuk dari bawah telinga kanan dan keluar di bagian bawah…
Fakta ini menunjukkan bahwa korupsi kepala daerah bukan persoalan yang terjadi di satu wilayah tertentu…
"Kita memiliki karunia besar dari yang Mahakuasa, bahwa kita nanti mampu. Kebutuhan BBM kita bukan…
Terkini, Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo…
Kondisi ini terkadang membuat seseorang merasa tidak enak hati untuk menyampaikan kepada keluarga di kampung…
Kebijakan itu dipertimbangkan sebagai langkah antisipatif untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) apabila situasi…