Categories: MERAUKE

Mayat Bayi Ditemukan di Tumpukan Sampah

MERAUKE-Warga yang ada di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, Kampung Bokem, Kelurahan Rimba Jaya, Distrik Merauke, Papua Selatan, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat bayi laki-laki yang berada di tumpukan sampah yang sedang dibongkar dari truk sampah ke TPA Kampung Bokem, Sabtu (19/8) sekitar pukul 09.41WIT.

Laki-laki malang yang sudah mulai membusuk itu dibungkus dengan kain sarung motif kotak-kotak coklat dan katong plastik hitam.

   Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kasat Reksri, AKP Haris Baltasar Nasution, STK, SIK didampingi  Kaur Bin Ops Reskrim, Ipda Eko Irianto,SE, membenarkan, penemuan mayat bayi laki-laki tersebut.

Dikatakan, penemuan mayat  bayi laki-laki itu berawal saat pihaknya mendapatkan laporan dari seorang pensiuan Polri bernama Kamijan terkait masyarakat di TPA menemukan adanya mayat bayi laki-laki yang terbungkus sarung warna coklat putih, motif kotak-kotak jatuh bersama dengan sampah-sampah dari mobil truk sampah.

Setelah mendapatkan laporan, pihaknya langsung mendatangi TKP dan melakukan olah TKP. Dimana saat itu sopir truk dan mandor menjelaskan kronologi bergeraknya mobil truk tersebut. Oleh sopir truk tersebut menjelaskan, sampah yang diangkut tersebut ditarik dari Jalana Biak.

Karena sampah hanya setengah bak sehingga sopir sempat menambah muatan di  Jalan KPG, kemudian bergerak ke TPA Bokem. Dimana saat menarik sampah dan menambah muatan, sopir mengaku tidak mengetahui adanya mayat bayi tersebut.

Hanya saat sampah tersebut mulai dibongkar dan saat mau habis, seorang saksi bernama Asep Gunawan berteriak mengatakan bayi disusul ibu-ibu yang ada di belakangnya. Dari visum luar yang dilakukan oleh pihak RSUD Merauke, mayat bayi laki-laki tersebut diketahui memiliki panjang badan 45 Cm, panjang tali pusar 48 Cm,  panjang rambut 2 Cm, kulit putih, kaki lemas, tengkorak kepala pecah, keluar kotoran dari anus,  bagian badan sudah ditemukan belatung, ari-ari diputus  paksa dan diperkirakan sudah meninggal 12 jam saat pemeriksaan tersebut. 

Belum diketahui siapa orang tua bayi laki-laki malang yang  tidak menginginkan kelahiran bayi tersebut. ‘’Kita masih melakukan penyelidikan, siapa orang tua dari bayi laki-laki ini,’’ tandas Kasat Reskrim. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Tinggi Minat Orang Tua, Penerimaan Murid Baru Terkendala Fasilitas Gedung

  Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…

2 hours ago

Mendagri Canangkan Program Bedah Rumah Serentak di Kampung Mosso

   Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…

8 hours ago

23 Rumah Warga Akan Direhabilitasi

   Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…

9 hours ago

Pemprov dan Pemkot  Diminta Tindak Lanjuti Gerakan Indonesia Asri 

  Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…

10 hours ago

Mendagri: 29 Persen Masyarakat di Papua Tak Miliki Rumah

Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…

16 hours ago

Sempat Menanyakan Saya Salah Apa

Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…

17 hours ago