Categories: MERAUKE

Mesjid Pasar Wamanggu Didatangi Satgas Covid

Ali Syahbana: Kami Tidak Mungkin Larang Jamaah yang Datang 

MERAUKE- Imbauan Pemerintah Kabupaten Merauke melalui Satgas Covid-19 agar pelaksanaan Idul Adha dilaksanakan secara terbatas di  masjid masing-masing, bahkan dari rumah saja,  sudah dilaksanakan  oleh Umat Muslim yang ada di Merauke. 

  Meski begitu, masih ada  beberapa masjid  yang didatangi cukup banyak oleh jamaah seperti Masjid Hidayah di Jalan Sutan Syahril dan Masjid Pasar Wamanggu Merauke. Bahkan, untuk  Masjid Mujahidin Pasar Wamanggu Merauke  sempat didatangi oleh Tim Satuan Tugas Covid-19. 

   Ketua PKM  Masjid  Mujahidin Pasar Wamanggu Merauke, H.  Ali Syahbana mengungkapkan bahwa pihaknya dari PKM mempunyai tupoksi  menyiapkan tempat sarana prasarana untuk ibadah. Imbauan dari pemerintah agar kapasitas 30 persen di masjid boleh dipakai.

   “Tapi  kami tidak mungkin melarang namanya jamaah, sepanjang mereka  mematuhi protokol kesehatan, menggunakan masker dan menjaga jarak. Cuma kami menyiapkan. Kalau dikatakan membludak, saya pikir  tidak.   Karena ini tidak menutup terminal ini . Cuma  kita di lantai atas dan dibawah sudah menjaga jarak sehingga kalau hitung-hitung tidak sampai 50 persen,” kata Ali Syahbana. 

   Menurutnya,  kapasitas  masjid yang ada mampu menampung 600 jamaah. Namun  jumlah jamaah yang datang diperkirakan hanya sekitar 400-an orang. ‘’Karena kita sudah menjaga jarak semua dan tetap dalam protokol kesehatan yang ketat,’’ tandasnya. 

  Terkait hewan kurban, Ali Syahbana menjelaskan  bahwa sebanyak 18 ekor sapi dan 1 ekor kambing dipotong. Dari 18 ekor tersebut, 13 ekor sapi dipotong di RPH dan 5 ekor sapi  dipotong di jamaah yang berkurban. Pemotongan sapi kurban ini baru dilaksanakan pada hari kedua dengan  tetap melaksanakan protokol kesehatan yang sangat ketat dibanding tahun lalu.  

   “Karena kita tahu bahwa Varian Delta sudah masuk Merauke sehingga kami betul-betul tidak mau mengambil resiko. Kalau  yang datang tidak menggunakan  masker maka kami tidak melayani saat pengambilan  daging kurban,” tandasnya. 

   Di Masjid Pasar Wamanggu Merauke yang disiarkan secara langsung juga oleh RRI Merauke itu bertindak sebagai imam  Alhafidz Syahrul Fadhil, sedangkan kotbah dibawakan  Suparlan, S.HI, MH,  yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Agama Merauke. (ulo/tri)   

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

2 minutes ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

1 hour ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

2 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

3 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

4 hours ago

Kebakaran Hanguskan Dapur dan Gudang Panti Asuhan Putri Kerahiman

Suster Yosephin Temelap mengatakan, api muncul dengan cepat diduga dari area dapur. Saat itu aktivitas…

5 hours ago