

Kehadiran Yonif 757/Ghufta Vira untuk Dukung Pembangunan
MERAUKE– Pemberian makanan gratis bergizi gratis (MBG) terhadap 1.368 siswa di 7 sekolah yang ada di Kabupaten Merauke untuk sementara dihentikan. Dandim 1707/Merauke Letkol Inf. Johny Nofriady, dikonfirmasi sehubungan pemberhentian sementara pemberihan MBG tersebut membernarkan.
‘’Pemberhentian sementara ini bukan karena ada masalah yang sangat serius, tapi karena adanya perubahan system. Awalnya dari Yayasan langsung ke dapur MBG kita di Merauke. Sekarang tidak.
Kemarin kami cek tapi belum bisa, mungkin masih ada kendala atau syarat-syarat yang harus dimasukan yang belum kami masukan. Jadi ada keterlambatan pembayaran yang masuk ke kita.
Karena kita sudah mengatasi sampai 10 hari dan setelah itu tidak bisa lagi, karena costnya terlalu tinggi. Bayangkan dalam 10 hari untuk 3.168 siswa itu sudah berapa,’’ kata Dandim kepada Cenderawasih pos Senin (19/5).
Jadi penghentian sementara pemberian MBG tersebut kata dia bukan sesuatu yang sangat urgen, tapi hanya karena perubahan sistem agar lebih baik lagi dalam proses pembayaran, lebih mempermudah lagi dapaur untuk pembayaran selanjutnya.
Alasan lainnya, lanjut Dandim, karena saat ini banyak sekolah yang ujian dan meliburkan Sebagian siswanya.
Page: 1 2
Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…
Fenomena astronomi langka Blue Moon atau Bulan Biru diprediksi akan kembali terjadi dalam waktu dekat.…
Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…
Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…
Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…