

MERAUKE- Barang bukti sebanyak 41 perkara dimusnahkan oleh Kejaksaan Negeri Merauke di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Merauke, Jumat (19/7). Pemusnahkan dilakukan Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Lukas Alexander Sinuraya, SH, MH, bersama dengan para kasi dan Jaksa Kejaksaan Negeri Merauke.
Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar untuk barang bukti seperti ganja kering, pakaian, dan barang bukti lainnya . Sementara untuk Narkotika jenis Sabu dimusnahkan dengan cara dimasukan dalam air lalu diblender. Setelah itu kemudian ditumpahkan ke dalam lubang tanah. Sementara untuk barang bukti seperti parang, kampak, pisau, senjata angin, 7 buah handphone dimusnahkan dengan cara dipotong-potong menggunakan gurinda. Sementara barang bukti lainnya seperti alat dan penampungan untuk pembuatan miras lokal dimusnahkan dengan cara dipotong-potong kemudian dibakar.
Kajari Merauke Lukas Alexander Sinuraya, SH, MH, mengungkapkan bahwa, barang bukti yang dimusnahkan ini dari 41 perkara yang sudah berkekuatan hukum tetap. ‘’Barang bukti yang kita musnahkan hari ini sudah berkekuatan hukum tetap,’’ kata Kajari Lukas Alexander Sinuraya. Dikatakan, pemusnahan ini harus dilakukan agar tidak disalahgunakan. ‘’Harus dimusnahkan, jangan sampai ada oknum yang menyalahgunakan. Karena namanya barang bukti tidak boleh dimain-mainkan,’’ tandasnya.
Dijelaskan bahwa barang bukti yang dimusnahkan ini adalah perkara yang ditangani atau yang diputus dari Maret 2019 sampai sekarang ini. ‘’Ya, cukup banyak juga barang buktinya yang harus dimusnahkan,’’ terangnya.
Untuk barang bukti Narkotika ganja, lanjut Kajari, merupakan perkara dari Kabupaten Boven Digoel, sementara untuk Narkotika jenis Sabu dari Kabupaten Asmat. ‘’Sedangkan untuk Sopi, perkara dari Kabupaten Mappi,’’ terangnya. (ulo/tri)
Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…
arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…
Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…
Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…
Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…
Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…