Categories: MERAUKE

Ribuan Kilo Tanduk Rusa yang Akan Dikirim ke Surabaya Jalani Pemeriksaan

MERAUKE– Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Papua Selatan melakukan pemeriksaan dan sertifikasi terhadap 3.000 kg Tanduk Rusa Timor (Rusa timorensis).

Tingginya permintaan pasar Domestik akan Produk Tanduk Rusa Timor ini menjadikannya cukup bernilai fantastis, diperkirakan total pengiriman bernilai Rp 300 juta.

Sesuai dengan UU 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, tanduk rusa yang dilalulintaskan antararea wajib dilaporkan kepada petugas karantina dan mengantongi dokumen karantina serta dokumen pendukung lain sebagai salah satu persyaratan keluar dari daerah asal.

Setelah dilakukan pemeriksaan administratif dan kesesuaian fisik oleh Karantina Papua Selatan , Tanduk Rusa Timor ini dinyatakan lengkap dan telah memenuhi persyaratan karantina untuk dilalulintaskan ke Surabaya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Nasib RD di Persipura Belum Jelas

Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura hingga saat ini belum jelas, alias masih lowong. Tim berjuluk…

16 hours ago

Gubernur Singgung Soal Benalu yang Ambil Keuntungan

Fakhiri menyatakan mengetahui soal "permainan lama" tersebut. “Barang itu saya tahu, gubernur-gubernur terdahulu kan membuat…

17 hours ago

MRP Minta Kewenangan Pengelolaan SDA Jangan Semua Oleh Pusat

Ketua MRP, Nerlince Wamuar, mengatakan rapat tersebut merupakan tindak lanjut amanat Pasal 20 ayat (1)…

18 hours ago

Rumah Dibangun Tahun 1921 Jadi Saksi Bisu Sebelum Indonesia Merdeka

PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga…

19 hours ago

Kapolda: BKO Mabes Standby hingga Juli

Ia menjelaskan, keberadaan personel BKO masih diperlukan untuk mendukung upaya pemulihan keamanan pasca konflik yang…

20 hours ago

Gerayangi Murid, Oknum Guru Ngaji Diamankan Polisi

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Ps Kasi Humas Ipda Andre MSB dikonfirmasi membenarkan laporan…

21 hours ago