Sementara yang datang palang ini anaknya,’’ katanya.
Pihak yang memalang, lanjut Benedikta Kelanit telah 2 kali menggugat Pemkab Merauke. Dimana sebelumnya dirinya masuk, mengajukan gugatan ke Pengadilan dan menurutnya dimenangkan oleh Pemerintah Kabupaten Merauke.
‘’Setelah saya masuk, kembali digugat di Pengadilan dan dimenangkan lagi Pemerintah Kabupaten Merauke,’’ katanya.
Dikatakan, jika ada hal-hal yang diminta oleh pemalang, jangan sekolah yang menjadi sasaran. ‘’Kenapa harus palang sekolah. Sebenarnya bisa langsung ke kantror bupati. Jangan sekolah jadi sasaran. Anak-anak kita ini perlu diberi klenyamanan dalam menjalani proses belajar mengajar di sekolah,’’ pungkasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur…
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken kepada wartawan di Merauke menyebut, jumlah tenaga…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya…
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…