Sementara yang datang palang ini anaknya,’’ katanya.
Pihak yang memalang, lanjut Benedikta Kelanit telah 2 kali menggugat Pemkab Merauke. Dimana sebelumnya dirinya masuk, mengajukan gugatan ke Pengadilan dan menurutnya dimenangkan oleh Pemerintah Kabupaten Merauke.
‘’Setelah saya masuk, kembali digugat di Pengadilan dan dimenangkan lagi Pemerintah Kabupaten Merauke,’’ katanya.
Dikatakan, jika ada hal-hal yang diminta oleh pemalang, jangan sekolah yang menjadi sasaran. ‘’Kenapa harus palang sekolah. Sebenarnya bisa langsung ke kantror bupati. Jangan sekolah jadi sasaran. Anak-anak kita ini perlu diberi klenyamanan dalam menjalani proses belajar mengajar di sekolah,’’ pungkasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
‘’Dari laporan yang kami terima, 5 ABK dari kapal itu berhasil diselamatkan masyarakat. Sedangkan 2…
Bupati Merauke Yospeh Bladib Gebze memastikan akses Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke yang saat ini…
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menegaskan operasi ini difokuskan pada penindakan tindak pidana 3C,…
Warga setempat menyebut mereka anak jantung kota, sebutan sayang bagi anak jalanan. Mereka tumbuh…
Andi, salah seorang sopir truk yang mengantre solar, mengaku kehadiran personel kepolisian sangat membantu. Menurutnya,…
Sejak tim memulai latihan bersama, Boaz terlihat masih melakukan latihan terpisah di pinggir lapangan dan…