

Kepala Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Binsar Halomoan Tambun saat menyerahkan sertifikat kepada 100 TKBM Pelabuhan Merauke, Kamis, (17/11), kemarin. (FOTO: Sulo/Cepos )
MERAUKE- Sebanyak 100 dari 300 Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Umum Merauke telah dinyatakan memiliki kompetensi dibidangnya sebagai Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan. Ini setelah 100 TKBM tersebut mengikuti ujian sertifikasi yang digelar Balai Besar Pendidikan Penyengaraan dan Peningkatan Ilmu Pelayaran, Jakarta beberapa waktu lalu dan dinyatakan lulus dan mendapatkan sertifikat sertifikasi.
Sertrifikat kompetensi ini diserahkan kepada TKBM yang telah dinyatakan kompeten tersebut, di Terminal Pelabuhan Merauke, Kamis (17/11). Sertifikat diserahkan secara simbolis Kepala Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Binsar Halomoan Tambun.
Sekertaris Kantor Koperasi TKBM Pelabuhan Umum Merauke Yulianus Fofied kepada wartawan mengungkapkan, dengan andanya UU yang mewajibkan seorang pekerja harus kompeten ditandai dengan sertifikasi tersebut maka sebanyak 100 dari 300 angtgota TKBM di Pelabuhan Umum Merauke telah mengikuti ujian sertifikasi tersebut dan telah dinyatakan lulus.
‘’Hari ini, sertifikat sertifikasi mereka akan kita serahkan. Setelah lulus sertifikasi ini, mereka dinyatakan kompeten bekerja sebagai TKBM di Pelabuhan Umum Merauke,’’ katanya. Menurutnya, tanpa sertifikasi tersebut maka kedepan TKBM tidak boleh bekerja di pelabuhan.
Karenanya, lanjut dia, mereka yang belum mengikuti ujian sertifikasi ini akan tetap dilakukan ujian sertifikasi bagi mereka dengan mendatangkan penguji dari Balai Besar Pendidikan Penyengaraan dan Peningkatan Ilmu Pelayaran, Jakarta. (ulo/tho)
Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…
Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…