

Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT
MERAUKE – Bupati Merauke, Drs Romanus Mbaraka, MT mengakui, sejumlah aset kapal milik Pemkab Merauke yang dikerjasamakan dengan PT Pelayaran Musamus, tidak dapat lagi diselamatkan. ‘’Aset kapal kita tidak bisa kita selamatkan. Karena kapal semua sudah hancur,’’ kata Bupati Romanus Mbaraka, MT, Minggu pekan lalu.
Kendati aset kapal tersebut tidak dapat diselamatkan lagi, namun menurut bupati Romanus Mbaraka, ada beberapa yang sedang dinegosiasikan dengan operator kapal yang saat itu mengoperasikan kapal tersebut agar dapat diganti dalam bentuk uang segar.
‘’Memang mereka berikan jaminan aset. Tapi, kita mau mereka yang harus uangkan, lalu kita terima uangnya, begitu,’’tandas Bupati Romanus.
Sekadar diketahui bahwa kapal-kapal milik Pemkab Merauke yang dioperasikan oleh PT Pelayaran Musamus lewat Kerja Sama Operasional (KSO) dengan Pemkab Merauke adalah KM Maroka Ehe, KM Lady Mariana, KM Yelmasu 100 dan Ohan 09. Namun dari 4 kapal yang dioperasikan oleh PT Pelayanan Musamus itu semuanya saat ini menjadi besi tua di galangan kapal Ambon.
Dalam KSO sebenarnya disebutkan bahwa pihak kedua dalam hal ini PT Pelayaran Musamus harus mengembalikan kapal dalam keadaan laik operasional. Namun tidak dilakukan seperti dalam KSO tersebut.
Pengadaan keempat kapal ini dilakukan bersama dengan satu unit kapal peti kemas bernama KM Muli Anim pada masa pemerintahan Bupati Merauke Drs Johanes Gluba Gebze. Tidak hanya pengadaan 5 kapal, pada masa pemerintahan JGG selama 2 periode, juga dilakukan pengadaan 3 pesawat boeing 737 seri 300 dan 1 pesawat Twin Otter yang semuanya dioperasikan oleh PT Merpati Airline saat itu. Namun seiring dibekukannya operasional PT Merpati, keempat pesawat milik Pemkab Merauke itu juga menjadi besi tua di Surabaya dan Bandara Mopah Merauke untuk Twin Otter. (ulo/tho)
Dalam pandangannya, kenaikan drastis ini melahirkan pertanyaan mendasar di benak publik: "Gaji hakim naik, rakyat…
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…
Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…
TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…