

MERAUKE – Pentahbisan empat imam baru di Keuskupan Agung Merauke yang rencananya dilaksanakan, Sabtu (19/2) besok terpaksa ditunda. Penundaan ini dikarenakan melonjaknya kasus Covid-19.
Ketua Dewan Paroki Katedral Santo Fransiskus, Efrem Pangohoy, SH, MH, yang juga ditunjuk Uskup Agung Merauke sekaligus sebagai ketua panitia ketika dihubungi media ini membenarkan penundaan pentahbisan empat imam baru tersebut.
Efrem menjelaskan,bahwa pentahbisan empat imam yang dijadwalkan Sabtu 19 Februari 2022 di Paroki Katedral Santo Fransiskus ditunda ke Sabtu 5 Maret 2022. ‘’Penundaan ini lebih pada pertimbangan peningkatan Covid-19,’’ jelasnya.
Efrem menjelaskan, sebenarnya, pentahbisan tersebut sudah siap digelar dengan rencana umat yang akan hadir sekitar 2.000 orang. Namun karena kasus Covid meningkat, sehingga ditunda sampai 5 Maret 2022 dengan umat yang dikurangi menjadi 1.000 orang yang bisa hadir.
‘’Tapi, kalau misalnya kasus Covid terus meningkat, nanti akan kita rapatkan lagi dengan bapak Uskup, apakah kembali ditunda atau tetap dilaksanakan tapi hanya keluarga dari calon imam yang hadir,’’ jelasnya.
Ditambahkan, keempat calon imam yang akan ditahbiskan tersebut adalah Diakon Avelinus Moat Simon, Diakon Fransiskus Xaverius Bolilera, Diakon Yeremias Banusu dan Diakon Herlan Polikarpus Ulukyanan. (ulo/tho)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…