Categories: MERAUKE

Polres Merauke Kembali Kirim 8 Sampel Barang Bukti ke Puslabfor

MERAUKE– Setelah mengirim dan melakukan pemeriksaan terhadap 62 barang bukti atas pembunuhan terhadap bocah 11 tahun, penyandang disabilitas yang dibunuh secara sadis beberapa waktu lalu yang jasadnya ditemukan tak jauh dari rumahnya, Reserse Kriminal Polres Merauke kembali mengirim 8 sampel tambahan ke Puslabfor Bareskrim Polri, Jakarta.

Kasat Reserse Kriminal Polres Merauke AKP Anugrah Sari D, STK, SIK, kepada wartawan di Merauke menjelaskan jika kasus pembunuhan yang menyita perhatian masyarakat Merauke dan Papua Selatan pada umumnya itu masih dalam tahap penyelidikan.

‘’Satuan Reskrim Polres Merauke telah mengumpukan sampel barang bukti dan mengirimkan langsung ke Puslabfor Bareskrim Polri sebanyak 62 sampel. Kita kirim 8 sampel tambahan sehingga totalnya menjadi 70 sampel guna memperjelas kasus pembunuhan tersebut,” katanya di Mako Polres Merauke, Jumat (14/11).

Kasat juga menerangkan soal dugaan adanya tindak kekerasan seksual yang dialami korban. Menurut Kasat Anugrah, dari hasil visum yang dilakukan dokter RSUD Merauke, tidak ditemukan adanya kekerasan seksual pada korban.

“Setelah kami melaksanakan penyelidikan dari hasil visum tidak ditemukan adanya kekerasan seksual yang dialami korban,” terangnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Kamar Bak Apartemen di Lapas Cibinong Bikin Heboh, Ini Temuan Ombudsman

Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…

4 hours ago

Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove

Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…

5 hours ago

Kualitas MBG Bisa Diratting Bintang 1-5 di Aplikasi

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…

6 hours ago

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…

7 hours ago

Pemprov Papeg Terima Sertifikat KIPP Gunung Susu Seluas 72,5 Hektar

Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…

8 hours ago

Perubahan APBD Papua Dikebut, Sejumlah DBH Belum Masuk

  Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…

9 hours ago