

Anak-anak Orang Asli Papua Selatan yang akan mengikuti seleksi sekola kedinasan yang difasilitasi Pemprov Papua Selatan saat mengikuti pengarahan di Kantor Gubernur Papua Selatan, Seni (15/07/2024) (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Pemerintah Provinsi Papua Selatan memfasilitasi sedikitnya 60 anak-anak 0orang asli Papua untuk mengikuti seleksi sekolah kedinasan yang akan digelar di Jayapura.
Datang bersama dengan orang tua mereka, anak–anak tersebut diberi pengarahan langsung oleh Asisten I Setda Provinsi Papua Selatan Drs. Agustinus Joko Guritno dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Papua Selatan Alberth Rapami.
Alberth Rapami menjelaskan bahwa 70 anak OAP ini difasilitasi untuk tiket pulang pergi dan makan selama mengikuti seleksi di Jayapura.
‘’Pemerintah Provinsi Papua Selatan dalam 2 tahun terakhir, memfasilitasi anak-anak kita yang baru lulus SMA untuk mengikuti sekolah kedinasan. Pada tahap ini, mereka akan mengikuti seleksi sekolah kedinasan di Jayapura. Ada 8 sekolah kedinasan yang akan mereka ikuti seleksi diantaranya IPDN, Statistik, sekolah tinggi intelejen, Perhubungan. Seleksi akan mulai dilaksnaakan 18 Juli 2024 di Jayapura. Pemprov PPS fasilitasi tiket dan seluruh tahapan di sana difasilitasi Pemprov baik penginapan, makan minum maupun tahapan-tahapannya,’’ jelasnya.
Alberth Rapami menjelaskan bahwa jumlah peserta testing sekolah kedinasan dari Papua Selatan, cukup banyak tahun ini. Karena untuk IPDN saja, jumlahnya 154 orang. ‘’Tapi ada juga yangs udah ke Jayapura dengan biaya sendiri. Tapi yang masih ada di Merauke kita fasilitasi unttuk berangkat besok ke Jayapura,’’ katanya.
Ditambahkan, khusus untuk IPDN, kuota yang diberikan untuk Provinsi Papua Selatan sangat terbatas, hanya 19 orang. Dimana dari 19 orang itu, 14 diantaranya OAP dan 5 non OAP.
‘’Masing-masing kabupaten 2 orang, sedangkan untuk provinsi alokasi 6 orang,’’ tambahnya. (ulo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Setelah liburan panjang dan penerimaan murid baru, aktifitas anak-anak sekolah kembali ramai. Arus lalu lintas…
Menurut Abisai, perjudian bukan sekadar aktivitas yang melanggar hukum, tetapi juga menjadi salah satu…
Korban diketahui bernama Jhon S. Wanimbo (26), warga Jalan Buper Waena, Distrik Heram. Korban menghembuskan…
Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…