

Pj Apolo Safanpo Ingatkan ASN Tidak Tambah Libur
MERAUKE– Penjabat Gubernur Papua Selatan Prof. Dr. Ir. Apolo Safanpo, ST, MT, ingatkan aparatur sipil negara yang ada dilingkungan Pemerintah Provinsi Papua Selatan untuk tidak menambah libur. Mantan Rektor Uncen Jayapura ini, menjelaskan bahwa libur dan cuti bersama menjalang dan setelah hari raya Idul Fitri sudah diatur dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi.
‘’Jadi soal libur dan cuti bersama Idul Fitri sudah diatur oleh Peraturan Menteri. Kapan libur dan kapan kembali bekerja. Karena itu, kami mengingatkan kembali apa yang telah ditetapkan oleh Bapak Menteri bahwa pada saat hari kerja, semua ASN sudah harus berada di tempat dan melaksanakan tugas-tugas, baik tugas yang dibebankan maupun tugas pelayanan kepada masyarakat harus tetap dilaksanakan sesuai dengan jadwal dan kalender yang telah ditetapkan pemerintah,’’ kata Apolo Safanpo menjawab pertanyaan wartawan, di Merauke, Rabu (10/04/2024).
Namun lanjut Pj Apolo Safanpo bahwa jika ada ASN yang menambah libur maka tentunya akan dievaluasi terlebih dahulu. Alasan menambah libur tersebut dapat diterima atau tidak.
‘’Kita akan evaluasi alasan menambah libur. Apakah karena sakit atau karena tidak tersedianya transportasi dari tempat libur kembali ke tempat tugas. Kalau alasannya rasional dan dapat diterima maka mungkin kita berikan peringatan untuk lain waktu untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik,’’ katanya.
Namjun jika alasannya tidak dapat diterima, maka akan diberikan sanksi administrasi. (ulo)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…