Categories: MERAUKE

Masih Berubah-ubah, Polisi Belum BAP Pelaku Penganiayaan

MERAUKE – Penyidik Reserse Kriminal Polresa Merauke terpaksa belum melakukan berita acara pemerikaan terhadap pelaku penganiayaan terhadap seorang gadis yang merupakan teman sekolahnya di Distrik Elikobel.  BAP tersebut belum dilakukan lantaran keterangan pelaku masih berubah-ubah.

‘’Sampai hari ini, kita belum melakukan berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap  pelaku dikarenakan pelaku dalam memberikan keterangan masih berubah-ubah,’’ kata Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kasat Reskrim AKP Najamuddin didampingi Kanit Pidana Umum Ipda Harisman, ketika dihubungi media ini, Selasa (15/6). 

Harisman menjelaskan, saat diinterogasi pertama, pelaku mengatakan bersenggolan dengan korban. Tapi keterangan berikutnya bahwa  pelaku diserempat oleh korban. ‘’Jadi masih berubah-ubah, sehingga kita masih tunggu yang bersangkutan tenang baru BAP,’’ jelasnya.

Sementara untuk korban sendiri, lanjut dia, belum dapat dimintai keterangan. Karena masih sulit dimintai keterangan akibat  leher sakit yang coba dipatahkan oleh korban. ‘’Kita sudah tanya-tanya, tapi kita tidak tega juga dengan melihat  kondisi korban saat ini. Yang baru kita tangkap dari korban bahwa saat itu sama-sama dengan pelaku tujuan ke sekolah,’’jelasnya.

Harisman menjelaskan bahwa pihaknya tidak bisa menduga-duga apa sebenarnya yang membuat pelaku  melakukan penganiayaan secara brutal tersebut yang ingin sampai membunuh korban.

Sebagaimana diketahui, korban Sito Mur Kholifa (19) ditemukan tergeletak di tengah jalan Trans Papua dengan sejumlah luka di tubuhnya pada Sabtu (11/6) sekitar pukul 07.00 WIT.

Sementara sepeda motor korban habis terbakar. Pelakunya adalah teman satu sekolah korban berinisial  YF seorang laki-laki berumur 17. Hingga saat belum terungkap motif penganiayaan tersebut. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Kebobolan, Sejumlah Tahanan Lapas Abepura Kabur

Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…

46 minutes ago

KONI Bukan Tempat Mencari Keuntungan

Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…

7 hours ago

Terima Pesanan dari 24 Negara, Omset Hampir Rp 1 Miliar/Bulan

Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…

9 hours ago

Ny. Elisabet Flassy Wandik Terima Penghargaan Nasional

Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…

11 hours ago

Diduga Salah Tangkap, Ketua Partai Babak Belur Dianiaya Oknum Polisi

Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…

12 hours ago

Menko Zulhas: Program MBG Boros Anggaran Rp 1 Triliun per Bulan

Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…

13 hours ago