

Wakil Bupati Merauke Fauzun Nihayah (foto: sulo/cepos)
Soal Banjir di Kampung Wapeko dan Sumber Rejeki
MERAUKE – Banjir yang dialami warga di Kampung Wapeko dan Kampung Sumber rejeki Distrik Kurik, Kabupaten Merauke telah mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Merauke. Wakil Bupati Merauke Fauzun Nihayah langsung turun ke ke Kampung Sumber Rejeki untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat dan upaya yang harus dilakukan untuk menangani banjir tersebut.
Ditemui Cenderawasih Pos setelah kunjugan itu, Wakil Bupati Merauke Fauzun Nihayah mengungkapkan bahwa tercatat 19 rumah yang sudah terdampak banjir. ‘’Ada 19 rumah warga yang sudah terdampak banjir. Kalau hujan besar lagi bisa membahayakan. Karena ada beberapa titik, air sudah masuk ke dalam rumah warga,’’ kata wakil bupati perempuan pertama di Merauke itu, Kamis (13/3).
Mantan Aggota DPRP Papua tersebut menjelaskan, langkah-langkah yang dilakukan dalam rangka mengurai banjir yang terjadi tersebut dengan menormalisasi irigasi yang ada di wilayah tersebut. ‘’Ada sungai besar yang ada di belakang kampung itu yang memang harus dinormalisasi,’’ katanya.
Wabup Fauzun Nihayah mengaku telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Merauke untuk berkoordinasi lagi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Merauke. Karena itu menjadi tanggung jawab dari BWS Papua untuk melakukan normalisasi drainase.
Dengan normalisasi drainase itu diharapkan air bisa segera surut dan banjir dapat tertangani. Sebab untuk Kampung Telaga Sari, Distrik Kurik, yang juga sama-sama mengalami banjir di bulan April 2024 lalu, kali ini tidak terjadi banjir karena drainasenya telah di normalisasi. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…