Sejumlah PKL yang ditemui media ini mengaku jika tempat tersebut kerap digunakan untuk main judi sehingga beberapa kali terjadi keributan ditempat tersebut. ‘’Kami setuju kalau pasang tenda pasang bongkar. Hanya kami kesulitan di bangku dan meja yang harus kami antara bawa pulang setiap hari. Sementara rumah kami jauh dari tempat ini,’’ jelas salah satu PKL.
Adanya aksi judi ditempat tersebut, lanjut PKL lainnya, hanya mengisi waktu saat menjaga kios di tempat tersebut. ‘’Kalau tidak dijaga, kios-kios kami dibakar orang tak dikenal. Itu sudah pernah terjadi. Tapi kalau ada yang jaga, kios-kios kami aman,’’ lanjut PKL lainnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur…
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken kepada wartawan di Merauke menyebut, jumlah tenaga…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya…
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…