Sejumlah PKL yang ditemui media ini mengaku jika tempat tersebut kerap digunakan untuk main judi sehingga beberapa kali terjadi keributan ditempat tersebut. ‘’Kami setuju kalau pasang tenda pasang bongkar. Hanya kami kesulitan di bangku dan meja yang harus kami antara bawa pulang setiap hari. Sementara rumah kami jauh dari tempat ini,’’ jelas salah satu PKL.
Adanya aksi judi ditempat tersebut, lanjut PKL lainnya, hanya mengisi waktu saat menjaga kios di tempat tersebut. ‘’Kalau tidak dijaga, kios-kios kami dibakar orang tak dikenal. Itu sudah pernah terjadi. Tapi kalau ada yang jaga, kios-kios kami aman,’’ lanjut PKL lainnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jayapura menilai peluang kerja di Kabupaten Jayapura sebenarnya cukup…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan melalui Kasat Binmas AKP Yonias Purwanto mengatakan, kegiatan pembersihan…
Kegiatan tersebut dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Muchlis Karim, yang hadir…
Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Pemuda dan Olahraga mengakui pengelolaan dan perawatan GOR Toware di…
Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Jayapura, terutama dinas teknis terkait, agar…
Bupati Keerom, Piter Gusbager kembali dilantik sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar…