Mereka, lanjut Fransiskus Kamijay melakukan aktivitas saat petugas lengah. Apalagi, lanjut dia, oknum masyarakat yang melakukan penggalian tersebut juga mempunyai mata-mata atau jaringan, sehingga menjadi kesulitan tersendiri bagi pihaknya dalam melakukan penangkapan. ‘’Mereka punya mata-mata dan jaringan. Ketika petugas kita ke sana, mereka tidak melakukan aktivitas,’’ jelasnya.
Bahkan pernah suatu sata pihaknya mendapatkan laporan adanya 3 truk yang sedang melakukan aktivitas pemuatan pasir. Tapi saat petugas sampai di TKP, truk yang dimaksud tidak memuat apa-apa atau dalam keadaan kosong.
Disinggung rencana pembangunan Pos pengawasan oleh Pemerintah Kabupaten Merauke di sekitar Lepro beberapa waktu lalu, Fransiskus Kamijay mengakui hal itu. Dari Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Merauke, telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan 2 pos pengawasan yakni di Lepro dan Kuper. Hanya persoalannya, pos tersebut harus dibangun diatas tanah pemerintah. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Suasana di sekitar Stadion Lukas Enembe selalu berubah menjadi lebih hidup setiap kali pertandingan Persipura…
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah…
Edarkan Tramadol yang diketahui masuk dalam jenis obat keras ribuan butir atau tepatnya sebanyak 1.721…
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Jayapura, Djoni Naa, mengungkapkan masih banyak oknum perusahaan di…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Plh Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Papua, Irene Pagawak mengatakan seluruh sapi bantuan presiden…