

Salah seorang pengendara yang tidak menggunakan helem terjaring dalam operasi patuh Cartenz yang digelar Satuan Lalu Lintas Polres Merauke, Rabu, (12/7), kemarin. (FOTO: Sulo/Cepos
MERAUKE– Operasi Patuh Cartenz 2023 telah berlangsung 3 hari sejak Senin (10/7) sampai Rabu (12/7) kemarin. Tiga hari operasi patuh tersebut, Satuan Lalu Lintas Polres Merauke berhasil menjaring sedikitnya 63 kendaraan roda dua yng melakukan pelanggaran dengan sanksi tilang.
‘’Sampai pagi ini, jumlah pengendara yang terjaring tilang 63 pengendara motor,’’ kata Kepolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kasat Lantas AKP Novi Gultom, SIK, Rabu (12/7), kemarin.
Di hari pertama operasi patuh, tercatat 1 kendaraan terjaring tilang. Ini karena pada hari pertama tersebut, Satlantas fokus pengamanan lalu lintas pembukaan turnamen Bola Volley dan Futsal Kapolres Cup. Kemudian pada hari kedua, 43 kendaraan roda dua terjaring dan hari ketiga yang digelar di depan Kantor Satlantas Jalan Raya Mandala Merauke, Rabu kemarin, 20 roda dua terjaring tilang.
Menurut Kasat Lantas Novi Gultom, dari 63 kendaraan roda dua yang terjaring tersebut, sebagian besar pelanggaran yang terjadi adalah pengendara tidak menggunakan helem, tidak memakai kaca spion, knalpot recing dan kelengkapan administrasi kendaraan bermotor lainnya.
Terkait dengan itu, Kasat Lantas Novi Gultom mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pengendara dan pengemudi kendaraan agar taat aturan dan tata tertib lalu lintas untuk keselamatan di jalan raya maupun pengguna jalan lainnya.
‘‘Kami mengimbau kepada masyarakat agar sadar hukum dengan mentaati aturan dan tata tertib lalu lintas. Ini demi keselamatan kita di jalan maupun pengguna jalan jalan lainnya,’’ pungkasnya. (ulo/tho)
Setelah kabar ini tersebar Dion langsung bertolak menuju Taja dan mengecek langsung kondisi disana. Ia…
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…
–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…
Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…
Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…
Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…