

Anggota Polsek Mimika Barat sedang membantu pembongkaran logistik tenaga kesehatan di Pustu KM 4 Kapiraya, Mimika Barat Tengah. (Foto: Istimewa).
MIMIKA — Sinergi antara aparat keamanan dan otoritas kesehatan berhasil memulihkan layanan medis bagi masyarakat di wilayah terpencil Kapiraya, Mimika Barat. Setelah sempat lumpuh total akibat eskalasi konflik antar-kelompok, Puskesmas Pembantu (Pustu) KM 4 di Distrik Mimika Barat Tengah resmi diaktifkan kembali pada Minggu, 10 Mei 2026.
Pemulihan akses kesehatan ini menjadi krusial mengingat Pustu KM 4 merupakan tumpuan utama warga lokal. Selama masa vakum akibat ketegangan keamanan, masyarakat terpaksa menempuh perjalanan jauh dengan medan geografis yang sulit menuju Puskesmas Uta. Kondisi tersebut sempat memicu krisis kesehatan di mana warga mulai kesulitan mendapatkan penanganan medis rutin.
Kapolsek Mimika Barat, Ipda Muhammad Yani, menjelaskan bahwa pengaktifan kembali layanan ini merupakan hasil koordinasi intensif antara Kepolisian, Pemerintah Distrik, dan pihak Puskesmas untuk merespons keluhan warga. Kehadiran personel Polsek Mimika Barat dan Koramil di lokasi bertujuan untuk memberikan rasa aman, baik bagi pasien maupun tenaga medis yang bertugas.
“Sebelum terjadi konflik kedua kelompok masyarakat, selama ini pelayanan pembantu kesehatan di KM 4 berjalan dengan baik. Namun karena situasi saat ini ada masalah, maka pelayanan tidak rutin lagi,” ujar Ipda Muhammad Yani, melalui sambungan telepon, Minggu malam.
Saat ini, empat tenaga kesehatan yang terdiri dari dua bidan dan dua perawat telah kembali bersiaga di Pustu KM 4. Pihak keamanan memberikan garansi perlindungan penuh guna memastikan para tenaga medis dapat bekerja tanpa bayang-bayang ketakutan pasca-konflik.
Page: 1 2
Menurut RD, Manajer Persipura, Owen Rahadiyan telah menjalin komunikasi untuk mengadakan pertemuan tatap muka di…
Kapolres Jayawijaya AKBP. Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK menyatakan sejak hari pertama kejadian, 6…
Pelaksanaan tes akademik tersebut berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya IPDN Papua, Ian Fattahul Muluk…
Berbeda dengan sekolah-sekolah di jantung kota yang memiliki ribuan murid, SMKN 8 Jayapura memiliki jumlah…
Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan, kepala daerah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh…
Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…