

Lomba lari sprint yang diikuti siswa SMP pada Olympiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Merauke digelar di Lapangan Sepakbola Universitas Negeri Musamus (Unmus) Merauke, Senin (11/5). (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE- Sebanyak 234 pelajar tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) serta sekolah menengah kejuruan (SMK) pada Olympiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Merauke. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Romanus Kande Kahol, S.STP, M.Si didampingi Ketua Panitia Pelaksana Florianus Yoseph Senda mengungkapkan untuk kegiatan O2SN ini sebanyak 4 cabang olahraga (Cabor) di pertandingkan.
Keempat Cabor yang dipertandingkan tersebut yakni atletik, renang, karate dan bulu tangkis. Untuk atletik dipertandingkan di Lapangan Bola Universitas Musamus. Sementara untuk Cabor Karate di Gedung Olahraga Hiad Say Merauke. Lalu Cabor Renang di Waterpark Seringgu.
‘’Untuk Cabor panjat tebing kita tidak pertandingkan karena di Merauke kita belum memiliki venue. Begitu juga untuk wasit atau juri, belum ada yang berlisensi. Sementara untuk 4 cabor yang kita pertandingkan saat ini semuanya sudah berlisensi,’’ tandasnya.
Romanus juga menjelaskan bahwa untuk Cabor Atletik, ada 4 nomor yang dipertandingkan yakni lari, lompat, lempar lembing dan tolak peluru.
‘’Untuk SD, atletik berbeda dengan yang umumnya. Sedangkan untuk SMP, SMA dan SMK ada 2 nomor yakitu nomor lari 400 dan 800 meter. Sedangkan 2 nomor sisanya lempar cakram dan tolak peluru akan dilaksanakan di lapangan STM,’’ katanya.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…