

MERAUKE-Pandemi virus corona yang cukup menyita perhatian semua pihak dengan melakukan pembatasan sosial, termasuk pembatasan untuk kendaraan penumpang menuju Kabupaten Boven Digoel, ternyata ada pihak yang ingin memanfaatkan situasi tersebut dengan menyelundupkan minuman keras berlabel ke Kabupaten Boven Digoel.
Padahal, Pemkab Boven Digoel telah menutup tempat-tempat penjualan miras dan warung remang-remang yang selama ini dijadikan sebagai tempat esek-esek. Alhasil, penyelundupan ratusan karton miras bernilai ratusan juta rupiah itu berhasil digagalkan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel bersama dengan aparat keamanan, Polres dan Kodim setempat.
Wakil Bupati Boven Digoel H. Chaerul Anwar, ST, yang dihubungi media ini lewat telpon selulernya, Sabtu (11/4) membenarkan penyelundupan miras yang berhasil digagalkan tersebut. Menurut Wabup, bermula dari informasi yang pihaknya terima bahwa ada truk yang menurunkan barang secara sembunyi-sembunyi yang dicurigai miras, pada Kamis (9/4)).
Sekitar pukul 20.35 WIT, dengan didampingi Dandim dan Kapolres Boven Digoel, pimpinan Dewan, Sekda menuju ke TKP dan menangkap pria berinisial HB bersama jaringannya secara sadar dan meyakinkan terus mempermainkan Perda Miras dengan masih terus masukkan barang haram ini ke wilayah Boven Digoel melalui jalur mobil darat. Padahal sehari sebelumnya, kata Wabup, ada upaya yang sama oleh HB berusaha memasukkan Miras 10 karton dan telah digagalkan oleh satuan Polisi Sektor Jair dan BB telah disita. “Sekarang barang haram ini dengan taksiran nilai jual Rp 400 juta lebih.”ujar Wabup. (ulo/tri)
Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…
Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…
Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…
Suster Yosephin Temelap mengatakan, api muncul dengan cepat diduga dari area dapur. Saat itu aktivitas…
Pemerintah Provinsi Papua menyatakan produksi telur ayam di empat kabupaten kini telah melampaui kebutuhan harian…