

Seorang warga Merauke bernama Izak Sesekom yang ditemukan meninggal dunia mendadak di tengah jalan tanah, Senin (10/2) kemarin. (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE- Seorang pemuda di Merauke bernama Izak Sesekom ditemukan tak bernyawa di tengah jalan tanah di Jalan Doremkai, atau jalan menuju KPG Khas Papua Merauke, Senin (10/2).
Belum diketahui penyebab kematian korban yang mendadak tersebut. Namun polisi yang mendapatkan laporan adanya temuan mayat itu langsung mendatangi TKP dan mengevakuasi jenazah korban ke kamar mayat RSUD Merauke.
Salah satu keluarga korban sata di TKP, menjelaskan bahwa pada pagi sekira pukul 06.00 WIT, ada keluarganya yang keluar melewati jalan itu dengan sepeda motor. Saat itu, belum ada apa-apa di tengah jalan. Tapi sekira pukul 07.00 WIT, saat pulang menemukan korban sudah terkapar di tengah jalan dalam posisi tak bernyawa.
Abinesme, salah satu keluarga korban lainnya saat di TKP mengaku pada Minggu malam, beberapa warga bersama dengan korban sedang nongkrong di tempat pembuangan sampah sementara yang tidak jauh dari TKP.
‘’Tadi malam itu kita sempat ganggu dia, kenapa belum menikah-menikah. Sementara sudah honor (kontrak,red) di MRP Papua Selatan,’’ kata Abinisme. Korban lanjutnya, sudah kontrak sekitar sekretariat MRP sekitar 3 bulan.
Piket fungsi dari Reskrim Bripka Renaldi yang memimpin evakuasi jenazah korban ke RSUD Merauke sata di TKP mengaku belum mengetahui penyebab kematian dari korban. Termasuk kronologi kematiannya. ‘’Nanti p;ihak rumah sakit yang menjelaskan setelah melakukan pemeriksaan apa penyebabnya,’’ katanya.
Secara terpisah, Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK melalui Kaur Bin Ops Reskrim Ipda Sewang dihubungi mengaku belum bisa memberikan keterangan karena belum mendapatkan laporan dari lapangan termasuk hasil visum seperti apa. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…
Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…
–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…
Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…
Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…
Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…