

Dr Herard R. Manuputty bersama stafnya, selalu siap melayani untuk memberikan obat ARV bagi pengidap HIV di Merauke. (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE – Sebanyak 456 pengidap HIV di Kabupaten Merauke saat ini telah mendapatkan pengobatan Antiretroviral (ARV) secara aktif. Kepala Klinik Animha RSUD Merauke, dr Herard R. Manuputty ditemui media ini di RSUD Merauke mengungkapkan, jumlah pengidap HIV yang mendapatkan pengobatan ARV setiap tahunnya terus bertambah.
‘’Sekarang ini, jumlah yang aktif mendapatkan pengobatan ARV secara gratis ini sebanyak 456 orang,’’ kata dr Herard Manuputty.
Dikatakan, pengobatan ARV bagi seorang pengidap HIV adalah untuk memperpanjang umur. Karena dengan tertib meminum ARV tersebut maka akan mampu menekan perkembangan virus HIV dalam tubuh pasien tersebut.
Bahkan, kata dia, ada pasien yang menjalani pengobatan ARV tersebut bisa melahirkan 2 anak yang negatif terhadap HIV dengan waktu meminum ARV tersebut sekitar 10 tahun.
‘’Jadi tujuan pengobatan ARV ini untuk memperpanjang umur. Sebenarnya soal mati hidup itu sepenuhnya menjadi prerogative Tuhan, tapi kalau minum ARV maka virus cepat berkembang sehingga daya tahan tubuh cepat menurun,’’ katanya.
Page: 1 2
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…