

Pimpinan Sidang Meliter Kolonel Laut (H) Slamet Widada, SH, MH didampingi Letkol Laut (H) Awang Bawono, SH, MH dan Mayor Chk Inskandar, SH, MH dan auditur meliter Letkol Chk Eko Saputra, SH, memberikan keterangan kepada wartawan di Pengadilan negeri Merauke, Rabu (9/7/2025). (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Karena meninggalkan satuannya tanpa izin dari pimpinannya, 10 prajurit TNI dari 3 matra di Merauke yakni TNI AD, AL dan AU menjalani sidang meliter di Pengadilan Negeri Merauke. Sidang ini telah berlangsung selama 3 hari dan berakhir, Rabu (9/7) kemarin.
Sidang dipimpin Kolonel Laut (H) Slamet Widada, SH, MH didampingi Letkol Laut (H) Awag Bawono, SH, MH dan Mayor Chk Inskandar, SH, MH. Sedangkan bertindak sebagai auditor Letkol Chk Eko Saputra, SH.
Kepada wartawan, Kolonel Laut (H) Slamet Widada mengatakan, bahwa sidang yang dilaksanakan ini merupakan sidang keliling dimana Mahkamah Agung memberikan anggaran untuk turun ke daerah-daerah melakukan sidang.
‘’Kantor kami di Jayapura. Tapi, karena kita membawahi seluruh provinsi di Tanah Papua, maka kita sering terjun ke daerah untuk sidang dengan mendekatkan pelayanan kepada para saksi,’’ katanya.
Slamet Widada menjelaskan bahwa untuk sidang kali ini di Merauke, ada 10 perkara yang disidangkan dengan rata-rata kasus anggota meninggalkan kesatuan tanpa izin.
‘’Setiap prajurit TNI itu harus terdeteksi. Harus tahu posisinya. Kemana saja dia harus seizin komandannya. Dan ada beberapa yang meninggalkan satuan tanpa izin dan sudah kita putus,’’ katanya.
Dikatakan, dari 10 prajurit yang sidang tersebut, semua menerima dan menyadari kesalahannya. Tidak ada yang sampai pada pemecatan. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…
Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…
TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan empat warga negara asing (WNA) asal China sebagai tersangka dalam kasus…