

Pengurus DPD WKRI Keuskupan Agung Merauke periode 2022-2007 setelah dilantik oleh Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC, di Katedral Merauke pada perayaan misa Minggu, (10/7), kemarin. (FOTO:Sulo/Cepos )
MERAUKE-Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Wanita Katolik Republik Indonesia (DPD WKRI) Keuskupan Agung Merauke periode 2022-2027 hasil pemilihan Musda Juni lalu, dilantik oleh Uskup Agung Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC dalam perayaan ekaristi di Katedral Merauke, Minggu (10/7).
Sebagai ketua terpilih yang dilantik bersama badan pengurus tersebut Martinje Sandra Kaigere. Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC dalam pesannya mengatakan, wanita sebagai ciptaan yang istimewa, Tuhan menciptakan khususnya wanita supaya menunjukkan kelembutan, menunjukkan belas kasih. Karena itu, wanita sebagai sumber persaudaraan, sumber persatuan dan sumber perdamaian, seperti dicontohkan oleh wanita istimewa dan mulia Bunda Maria.
‘’Karena itu, pesan saya kepada WKRI Keuskupan Agung Merauke, jaga persatuan dan persaudara. Jangan berkelahi-berkelahi. Jangan terjadi konflik diantara WKRI Keuskupan Agung Merauke. Itu saja pesan saya kepada WKRI Keuskupan Agung Merauke,’’ tandas Uskup Mandagi.
Sementara itu, Ketua DPD WKRI Keuskupan Agung Merauke periode 2022-2025 Martinje Sandra Kaigere, mengungkapkan, pihaknya mempunyai program ke depan untuk menuntaskan program yang belum selesai di periode sebelumnya. ‘’Itu yang akan kita tuntaskan. Kemudian yang belum kita sentuh itu yang akan kita programkan, sampai pada ibu-ibu mulai dari DPD, cabang, ranting sampai ke bawah,’’ katanya.(ulo/tho)
Fakhiri menegaskan, penguatan regulasi Otonomi Khusus menjadi penting agar pembangunan di Papua tetap berjalan meski…
Ketiga terdakwa tersebut yakni J. Victor Davis yang merupakan pilot dari pesawat Piper PA 23-250…
Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…
Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…
Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…