

MERAUKE- Oknum Polisi yang melakukan penembakan terhadap warga di Wanam, Kampung Wogekel, Distrik Ilwayab Kabupaten Merauke Brigpol Ra terhadap korban Yohanes Moiwend (16) selain terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara dia juga terancam dipecat dari kesatuannya.
‘’Selain dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, tersangka juga akan mejalani kode etik dengan ancaman pemecatan,’’ tandas Kapolres Merauke AKBP Bahara Marpaung, SH, kepada wartawan di ruang kerjanya, kemarin.
Menurut Kapolres, tersangka saat ini sedang dalam proses penahanan dan pemeriksaan untuk berkasnya bisa segera dilimpahkan ke kejaksaan. Dalam hal proses hukum terhadap tersangka, menurut Kapolres pihaknya sangat terbuka apalagi dengan keluarga dari korban.
Kapolres Bahara Marpaung kembali menjelaskan kronologi kejadiannya dari penembakan ini. Berawal saat tersangka Brigpol Ra sedang minum minuman keras di kafe, Tempat Kejadian Perkara. Sementara korban dengan temannya sedang makan di meja yang lain dalam ruangan tersebut. Kemudian saat pelaku hendak pula,kemudian korban menegur pelaku dengan kata Oi membuat pelaku tersinggung. Lalu mendekati korban dan memegang kerak baju korban dan mengangkatnya.
Selanjutnya pelaku menyuruh korban keluar dari kafe tersebut. Korban pun keluar dan pada saat berada di luar, pelaku memukul korban selanjutnya korban lari. Namun pelaku mengeluarkan tembakan satu kali sehingga korban berhenti. Lalu pelaku mendekati korban dan kembali memukulnya membuat korban terjatuh dari jembatan kayu sekitar 2 meter ke dalam lumpur. ‘’Saat jatuh itu, pelaku kembali menembak korban yang membuat korban meninggal dunia,’’ tandas Kapolres.
Atas kejadian ini, lanjut Kapolres, sesuai permintaan keluarga korban, kafe tempat kejadian perkara tersebut tutupselama 100 hari kedepan. ‘’Kita dari kepolisian juga minta kepada Tripika yang ada di sana untuk semua tempat hiburan yang ada di sana untuk sementara tutup. Tapi itu kembali ke kepala distrik setempat yang mengeluarkan izin,’’ tandas Kapolres. (ulo/tri)
Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…
Menurutnya, setelah tiga tahun mengalami kevakuman, KNPI Kota Jayapura dengan kepengurusan baru tidak boleh…
Tugu yang menjadi salah satu penanda kawasan Abepura tersebut secara resmi diresmikan pada Selasa…
Di hadapan para peserta dan tamu undangan, Abisai mengajak seluruh hadirin sejenak menghentikan aktivitas…
Situasi di dalam Auditorium Uncen mendadak panik saat kelompok demonstran menerobos masuk tanpa izin.…
Jayapura Fair yang berlangsung di Lapangan PTC Entrop, Senin (17/8) malam, menjadi bagian dari…