

MERAUKE-Sungguh malang nasib seorang bayi perempuan di Merauke yang tak diinginkan oleh kedua orang tuanya lahir di dunia. Ya, bayi perempuan yang baru lahir dan masih dengan ari-arinya tersebut dibuang di salah satu rumah warga bernama Poniman (50), Kampung Amunkay, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke Senin (10/6). Untungnya sang bayi saat ditemukan masih bertahan hidup, sehingga segera dibawa ke Puskesmas SP 7 Tanah Miring.
Kapolres Merauke AKBP Bahara Marpaung, SH dikonfirmasi membenarkan kasus penemuan bayi perempuan yang dibuang orang tuanya tersebut. ‘’Sementara dalam penyelidikan. Siapa kedua orang tua dari bayi malang ini,’’ jelas Kapolres.
Berdasarkan laporan yang diterima pihaknya dari Kapolsek Polsek Tanah Miring, kata Kapolres, bahwa Senin (10/6) dini hari sekira pukul 03.00 WIT, saksi Poniman mendengar suara mobil berhenti tepat di depan rumahnya. Sekitar 15 menit kemudian mobil tersebut meninggalkan TKP.
Tak lama, kemudian terdengar suara suara tangisan bayi, namun saksi merasa takut sehingga tidak berani keluar rumah. Kemudian sekitar pukul 05.30 WIT, saksi Poniman hendak buang air di toilet rumahnya dan melihat bayi yang baru dilahirkan dengan tali pusar masih melekat yang dialas dengan sweater dan karung di dalam toiletnya.
Kemudian saksi memberitahukan kepada tetangganya selanjutnya ke petugas medis setempat atau bidan. Selanjutnya, bayi ditolong dan dirawat bidan dan dibawa ke Puskesmas Tanah Miring untuk dirawat lebih lanjut. Masyarakat kemudian memberikan berbagai tanggapan penemuan bayi yang dibuang ini.
Di medsos, Info Kejadian Merauke, sebagian mencela dan menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh kedua orang tua dari bayi tersebut. Salah satunya pemilik akun Ampry. ‘’Kok tega sekali ya buang anaknya sendiri”. “Ibunya bagaimana to itu,’’ tulid Ampry. Namun begitu sejumlah warga ingin mengadopsi anak tersebut. Seperti permintaan akun Yanti yang meminta untuk mengadopsi anak tersebut dan akan mengasuhnya dengan penuh kasih sayang. (ulo/tri)
Setelah melewati satu musim penuh kompetisi, Arthur akhirnya merasakan langsung bagaimana atmosfer sepak bola di…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…
Fenomena astronomi langka Blue Moon atau Bulan Biru diprediksi akan kembali terjadi dalam waktu dekat.…
Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) X Jayapura berhasil mengungkap lima kasus tindak pidana narkotika jenis…
Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…
Harga tomat yang biasanya berada di kisaran normal kini menembus Rp 45.000 - 60.000 per…