

MERAUKE- Pemerintah Provinsi Papua Selatan pada tahun 2024 lalu melakukan seleksi untuk penerimaan calon aparatur sipil negara (CASN). Pemerintah Pusat memberikna kuota bagi Provinsi Papua Selatan sebanyak 1.000 orang. Dari jumlah tersebut, 800 diantaranya merupakan kuota yang diperuntukan bagi orang asli Papua. Sementara 200 sisanya diperuntukan bagi non orang asli Papua.
Namun saat seleksi dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Papua Selatan, dari 800 kuota orang asli Papua tersebut sebanyak 203 kuota diantaranya tidak terisi atau tidak ada pendaftarnya.
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menjelaskan, untuk kuota sisa sebanyak 203 tersebut saat ini sedang dikoordinasikan oleh Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa sebagai Ketua Tim bersama dengan Kepala BKPSDM Papua Selatan.
‘’Ketua Timnya Wakil Gubernur Papua Selatan. Sekarang beliau bersama dengan Kepala BKPSDM Papua Selatan sedang berada di Kementrian PAN RB dan Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia untuk mengkoordinasikan tehnis rekruitmennya seperti apa. Kapan waktu8nya dan bagaimana caranya,’’ kata gubernur Apolo Safanpo menjawab pertanyaan media ini seusai membuka rapat koordinasi Kepsek SMK se-Papua, di Merauke, Rabu (8/4/2026).
Page: 1 2
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…