‘’Tapi dari Kementrian Kesehatan menilai kalau speed boat yang dipakai teman-teman tenaga medis di puskesmas itu tidak standar. Karena saat mengantar pasien, bisa kena hujan dan panas di perjalanan, sehingga menyarankan untuk pengadaan ambulance air yang ada sekarang,’’ jelasnya.
Soal harga setiap kapal, Nevile R Muskita mengaku kurang hafal. Namun menurutnya pengadaan dilakukan secara terbuka melalui e-Katalog.
‘’Anggarannya dari Kementrian Kesehatan melalui DAK 2025. Untuk pengadaan, dilakukan secara terbuka melalui e-Katalog,’’ terangnya.
Ditambahkan, kelima ambulance tersebut telah tiba di Merauke dan tinggal menunggu masing-masing puskesmas datang mengambil untuk dibawa pulang ke masing-masing puskesmas untuk melayani masyarakat. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…
Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke masih terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam program revitalisasi Universitas…
“Sebentar lagi selesai.” Kalimat ini mungkin sering muncul saat sedang mengerjakan tugas atau mengejar deadline.…
Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…
Selama ratusan bahkan ribuan tahun, bumi dan laut telah menghidupi miliaran manusia. Lebih dari 17…