‘’Tapi dari Kementrian Kesehatan menilai kalau speed boat yang dipakai teman-teman tenaga medis di puskesmas itu tidak standar. Karena saat mengantar pasien, bisa kena hujan dan panas di perjalanan, sehingga menyarankan untuk pengadaan ambulance air yang ada sekarang,’’ jelasnya.
Soal harga setiap kapal, Nevile R Muskita mengaku kurang hafal. Namun menurutnya pengadaan dilakukan secara terbuka melalui e-Katalog.
‘’Anggarannya dari Kementrian Kesehatan melalui DAK 2025. Untuk pengadaan, dilakukan secara terbuka melalui e-Katalog,’’ terangnya.
Ditambahkan, kelima ambulance tersebut telah tiba di Merauke dan tinggal menunggu masing-masing puskesmas datang mengambil untuk dibawa pulang ke masing-masing puskesmas untuk melayani masyarakat. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…
SMAN 4 Jayapura mulai mempersiapkan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027…
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota pada masa non-tahapan…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…