

Petugas kepolisian saat mengamakan kompor yang diduga meledak dan membakar satu rumah kos di Boven Digoel, Rabu (7/12) (FOTO:Humas Polres Boven Digoel for Cepos)
MERAUKE- Kapolres Boven Digoel AKBP I Komang Budhiarta, SIK memastikan penyebab kebakaran 1 unit rumah dengan 4 pintu kamar kos di Wet, Kampung Sokanggo, Distrik Mandobo, Tanah Merah-Kabupaten Boven Digoel, akibat kompor minyak tanah yang meledak.
‘’Dipastikan, penyebab kebakaran itu karena kompor minyak tanah yang meledak,’’ tandas Kapolres I Komang Budhiarta saat dihubungi media ini lewat telpon selulernya, Kamis (8/12).
Kepastian ini berdasarkan keterangan para saksi dan barang bukti yang diperoleh dari TKP. Di mana, salah satu penghuni kamar kos yang ada di ujung bangunan tersebut menyalakan kompor minyak dan lupa mematikan saat keluar rumah.
Karena itu, jelas dia, kebakaran tersebut masuk dalam kategori musibah. ‘’Pemilik dari rumah juga belum datang melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian,’’ jelasnya.
Dengan kebakaran ini, ungkap Kapolres Komang Budhiarta, kerugian diperkirakan seratusan juta rupiah. Karena bangunan yang ada berbahan dari kayu.
Sebagaimana diketahui, kasus kebakaran itu menimpah rumah Alimuddin Daeng Lewa yang selama ini dijadikan sebagai rumah kos. Dari satu rumah tersebut, ada 4 pintu kos. Kebakaran ini terjadi Rabu (7/12) sekitar pukul 08.30 WIT. Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini, namun sejumlah barang dari warga yang kos di tempat tersebut tidak dapat diselamatkan. Pasalnya, api cepat merambat membakar bangunan karena berrbahan dari kayu.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres I Komang Budhiarta mengajak masyarakat apabila menyalakan kompor, lilin untuk selalu selalu berhati-hati .Memastikan kompor telah dimatikan dan apabila menyalakan lilin untuk dijauhkan dari barang-barang yang mudah terbakar. (ulo)
Penanganan kasus kerusuhan usai laga Persipura Vs Adhyaksa di Stadion Lukas Enembe, menemukan fakta baru.…
Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat…
Dimana pihak perusahaan telah mendapatkan izin operasional dari pemerintah pusat. Tinggal langkah terakhir yaitu meminta…
Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah upaya krusial untuk mengkalibrasi ulang implementasi Otonomi Khusus…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua menilai pendekatan keamanan dalam penanganan konflik…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan hari ke enam ini…