

Kasi Humas Polres Merauke AKP Prih Sutejo dan Kaur Bin Ops Satuan Reserse Narkotika Polres Merauke Iptu Yakob Warinussa bersama penyidik Satuan Reserse Narkoba saat menujukan barang bukti kepada wartawan, Senin (7/4) kemarin. (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Sangat miris. Itulah kondisi 3 pelajar di Merauke. Pasalnya, ketiga pelajar yang masih duduk di bangku SMP dan SLTA di Merauke yang merupakan generasi masa depan bangsa itu justru menjadi pengedar Narkotika jenis ganja. Ketiga pelajar tersebut ditangkap di 2 lokasi dan waktu yang berbeda.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga melalui Kasi Humas AKP Prih Sutejo dan Kaur Bin Ops Satuan Reserse Narkotika Polres Merauke Iptu Yakob Warinussa, mengungkapkan, ketika pengguna dan pengedar Narkotika jenis ganja kering tersebut ditangkap pada lokasi dan waktu berbeda.
Untuk 2 pelaku yakni RSJ (17) dan FF (18) ditangkap di Jalan Prajurit I Gang 3 pada Jumat (4/4) malam. Dari tangan kedua pelaku, diperoleh batang bukti ganja kering siap edar untuk pelaku RSJ sebanyak 65 linting kemudian plastik sedang berisi ganja dan plastic bening besar berisi ganja. Kemudian dari pelaku FF, disita ganja kering sebanyak 32 linting.
‘’Kedua pelaku dilakukan pemeriksaan dan diamankan di Polres Merauke,’’ katanya.
Kemjudian dari hasil pengembangan, Sat Narkoba Polres Merauke kembali berhasil menangkap pengedar lainnya pada Sabtu (5/4) di Jalan Pelayaran Baru. Dari tersangka, kata Kasi Humas, Polisi berhasil mendapatkan barang bukti ganja kering sebanyak 9 linting dengan barang bukti lainnya.
Page: 1 2
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…