

MERAUKE–Seorang pengangguran di Merauke berinisial RS terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pasalnya, yang bersangkutan telah dilaporkan oleh ibu kandung dari korban ke polisi dengan mendatangi SPKT Polres Merauke, Jumat (6/5).
Laporan orang tua korban ke polisi tersebut lantaran anak kandungnya yang masih di bawah umur telah berbadan dua. ‘’Dia sudah hamil dari pelaku,’’ kata ibu korban setelah membuat laporan kemarin.
Sebenarnya, kata ibu korban, bahwa kasus tersebut sudah pernah dilaporkan beberapa waktu lalu karena korban tinggal beberapa hari bersama dengan pelaku di rumah pelaku. Kemudian dilakukan penyelesaian secara kekeluargaan dengan perjanjian, pelaku harus menjauhi korban dan tidak boleh berhubungan dalam bentuk apapun, baik komunikasi lewat telepon maupun secara langsung.
Namun pelaku masih melakukan, bahkan anaknya tersebut telah berbadan dua, sementara korban masih tercatat sebagai pelajar di salah satu SMA di Merauke.
‘’Dia sudah berbadan dua. Perutnya, sudah mulai membesar,’’ kata ibu korban yang sebenarnya belum mengetahui sudah berapa bulan kehamilan anaknya tersebut. Ditanya soal pekerjaan dari terlapor atau pelaku, ibu korban mengaku tidak memiliki pekerjaan alias pengangguran dan sering mabuk-mabukan. ‘’Sudah tidak punya pekerjaan tapi sering mabuk-mabuk,’’tandasnya. (ulo/tho)
Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…
Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…
Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…
Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…
Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…