

AKBP Leonardo Yoga (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Akibat terjadi kesalahpahaman, dua orang warga Transito, Merauke terpaksa dilarikan ke RSUD Merauke akibat terkena anak panah pada Minggu (5/4).
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga ditemui menegaskan, peristiwa yang terjadi tersebut bukan konflik antar dua kelompok suku. Namun karena kesalahpahaman.
Berawal dari seorang warga akan naik kapal dengan membawa barang. Kemudian ada orang yang biasa angkat-angkat barang inmgin mengangkat barang tersebut. Namun pemilik barang tidak mau, sehingga terjadi cekcok diantara keduanya.
‘’Pemilik barang kemudian menyampaikan kepada keluarganya yang lain lalu datang ke TKP sehingga terjadi saling serang yang menyebabkan 2 orang terkena anak panah dan telah ditangani secara medis,’’ kata Kapolres Leonardo Yoga, Senin (5/4).
Kapolres menjelaskan bahwa kasus tersebut pihaknya sudah tangani dengan menurunkan personel dari Mapolres Merauke ditambah personel di Polsek Kawasan Pelabuhan Merauke.
‘’Situasi saat ini sudah kondusif. Kami masih menunggu laporan. Tapi pasti untuk konflik sudah berhasil diredam. Semoga kedepannya tidak terjadi kesalahpahaman yang berujung pada konflik,’’ tandasnya.
Page: 1 2
Kejaksaan Negeri Mimika menyita uang tunai sebesar Rp300 juta dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek…
Yotam juga mengaku mengetahui pemerintah telah memiliki sertifikat atas lahan itu melalui informasi yang diperoleh…
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan saat ini Kabupaten Jayapura…
Ketua Himpunan Peternak Ayam Ras (HIPAR) Merauke Thomas Kimko, mengapresiasi berbagai program bantuan peternakan ayam…
- Bupati Keerom, Piter Gusbager memastikan bahwa branda Kabupaten Keerom atau kawasan Kampung Yowong, Distrik…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan, melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Markus Axel Panggabean, …