

Masyarakat saat memeriksakan kesehatan di RSUD Yowari. Foto; Priyadi/Cepos
SENTANI – Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura mengimbau masyarakat di sekitar Danau Sentani untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyakit akibat meningkatnya debit air yang mulai merendam rumah warga, jalan, dan permukiman.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Adi Kurniawan, mengatakan sejumlah penyakit yang kerap muncul saat musim hujan dan kondisi banjir antara lain penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), malaria, hingga demam berdarah.
“Genangan air yang tinggi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, sehingga malaria dan demam berdarah perlu diwaspadai, selain penyakit kulit dan ISPA,” ujarnya, Senin (6/4).
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Kesehatan telah menyiapkan sejumlah langkah penanganan di wilayah terdampak banjir.
Di antaranya dengan menginstruksikan puskesmas untuk melakukan pelayanan kesehatan secara mobile, menyiapkan puskesmas pembantu (pustu) beserta tenaga kesehatan siaga di kampung, serta mengaktifkan layanan darurat PSC 119.
Selain itu, tim penyemprotan dan kader malaria juga disiagakan untuk melakukan pencegahan, serta memastikan ketersediaan obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) tetap aman.
“Pelayanan di UGD dan ruang bersalin puskesmas juga disiagakan 24 jam, serta dilakukan edukasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat di wilayah terdampak,” jelasnya.
Page: 1 2
Ada yang berbeda dari launching Persipura kali ini. Untuk pertama kalinya, rangkaian launching akan digelar…
Plt. Kepala BPS Papua, Akhmad Jaelani, mengatakan karakteristik wilayah Papua membuat proses pendataan membutuhkan…
Penyaluran bantuan pangan ini menyasar 37.401 penerima bantuan pangan yang tersebar di 25 kelurahan dan…
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Papua bersama seluruh DPD PAN tingkat kabupaten/kota…
Status baru sebagai ASN membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk mengabdi kepada negara…
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menerbitkan peringatan dini terkait ancaman kekeringan…