

Banjir yang meluap di Jalan Pendidikan depan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke, pada Sabtu (5/4) pagi. (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Itentitas hujan yang berlangsung selama kurang lebih 5 jam mulai sekira pukul 00.30 WIT dinihari hingga 05.30 WIT pada Sabtu (5/4) dinihari membuat sebagian pemukiman di Merauke dilanda banjir.
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze seusia meninjau banjir dan penyebabnya mengungkapkan, banjir yang terjadi ini disebabkan sejumlah faktor. Pertama, selain itentitas hujan yang cukup lebat, juga karena bersamaan dengan terjadinya pasang tinggi air laut.
‘’Ketika terjadi hujan lebat semalam juga bersamaan dengan pasang air laut yang cukup tinggi sehingga sejumlah pemukiman warga mengalami banjir,’’ kata Bupati Yoseph Bladib Gebze, di Merauke, Sabtu (5/4).
Penyebab lainnya, lanjut Mantan Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Papua Selatan ini, bahwa banjir ini juga disebabkan karena semakin pesatnya pembangunan bagi pemukiman warga maupun untuk tempat usaha dan bangunan perkantoran. Dimana diketahui bahwa sebagian wilayah Kota Merauke ini merupakan rawa-rawa.
’’Jika dulunya warga hanya membangun di daerah yang cukup tinggi, namun sekarang daerah yang dulunya rawa-rawa sudah berdiri bangunan di sana,’’ katanya.
Page: 1 2
Kasus ini dinilai harus menjadi momentum krusial untuk membenahi tata kelola program strategis nasional tersebut…
Selain sisa logistik yang tertimbun di dalam tanah maupun gua, sisa amunisi juga banyak yang…
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…