Dari bangunan-bangunan tersebut, lanjut bupati Yoseph Gebze, kemungkinan adanya yang berdiri sesuai dengan perizinan, tapi kemungkinan juga ada yang dibangun tanpa izin.
‘’Termasuk juga ada bangunan yang kemungkinan sudah mendapatkan izin dari pemerintah tapi karena kurang pengawasan di lapangan sehingga bangunan itu dibangun tidak sesuai izin yang diberikan,’’ katanya.
Karena itu, lanjutnya, bangunan-bangunan yang tidak sesuai dengan perizinan tersebut perlu dievaluasi agar tidak merugikan masyarakat secara umum.
Selain itu, lanjut bupati, banjir yang terjadi ini karena perilaku masyarakat yang membuang sampah dengan sembarang sehingga menyumbat drainase-drainase yang sudah dibangun oleh pemerintah.
‘’Tapi ada fasilitas saluran yang sebagian sudah kita bangun tapi karena keterbatasan anggaran sehingga saluran pembuangan yang dibangun itu belum tuntas,’’ tandasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Plt Kepala Bidang Perdagangan Yosep Tatogo, S.Sos menyatakan terkait dengan layanan pengaduan konsumen untuk pengaduan…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika meminta masyarakat pesisir dan para nelayan untuk meningkatkan…
Kondisi fasilitas publik itu saat ini sangat memprihatinkan. Bangunannya tampak kosong, kotor, dan tidak terawat…
Tim Kolaborasi Pesta Babi menegaskan, Mama Yasinta merupakan sosok yang telah lama memperjuangkan hak-hak masyarakat…
PT Freeport Indonesia (PTFI) melepaskan (restocking) 10.000 bibit ikan baramundi dan 1.000 kepiting bakau di…
Dengan lantang, para pemuda ini meneriakkan slogan “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”. Seruan tersebut…