

Nevile R. Muskita
MERAUKE-Salah satu penumpang dari Lion Air Jayapura-Merauke pada tanggal 24 Maret 2020 (bukan 23 Maret) yang hasil pemeriksaan rapid test dinyatakan positif langsung menjalani isolasi di Hotel Asmat, Selasa (7/4) kemarin.
Juru Bicara Covid-19 yang juga Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevil R. Mukita dihubungi media ini mengungkapkan bahwa dari satu penumpang Lion Air pada tanggal 24 Maret 2020 yang dinyatakan positif Rapid Test langsung menjalani isolasi.
“Tadi malam, yang bersangkutan sudah masuk di Hotel Asmat dan dilakukan isolasi di sana,’’ kata Nevile.
Selama dalam ruang isolasi tersebut, jelas Nevile, yang bersangkutan tidak boleh keluar masuk hotel. “Sudah ada petugas dari Posko Covid-19 yang jaga langsung supaya tidak keluar-keluar,’’ terangnya.
Sementara itu, pemeriksaan terhadap penumpang Lion Air lainnya terus berlangsung. Sepanjang Selasa (7/4) kemarin, jumlah penumpang Lion Air Jayapura-Merauke pada tanggal 24 Maret yang melakukan pemeriksaan tersebut sebanyak 27 orang, sehingga total keseluruhan yang sudah melakukan pemeriksaan secara sukarela sebanyak 71 orang.
“Dari 27 orang yang diperiksa dengan menggunakan rapid test, semuanya negatif,’’ katanya. Meski negatif, namun mereka tetap diwajibkan untuk melakukan karantina mandiri selama 10 hari di rumah masing-masing. Setelah itu, kemudian dilakukan pemeriksaan lagi.
Sementara bagi yang belum melakukan pemeriksaan, Nevile mengimbau untuk secara sukarela segera melakukan pemeriksaan. Karena semakin cepat menjalani pemeriksaan maka akan semakin bagus. Nevile juga menjelaskan bahwa untuk spesimen dari pasien 16, 17, 18 dan 19 serta untuk satu penumpang Lion Air tersebut akan dikirim ke Jayapura hari ini (Rabu (8/4) dengan menggunakan pesawat Hercules atau Boeing Auri.
Sementara untuk data pasien yang dirawat di RSUD Merauke masih tetap sama dengan hari sebelumnya yakni dua pasien Positif Corona yakni pasien 13 dan pasien 14 serta 4 pasien dalam pengawasan (PDP) yakni pasien 16, pasien 17, pasien 18 dan pasien 19.
Sementara untuk jumlah orang dalam pemantauan mengalami penambahan dari sehari sebelumnya. Pada Senin, jumlah ODP sebanyak 117 bertambah menjadi 138 orang di hari Selasa kemarin. Sementara untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) terjadi penurunan jumlah dari sehari sebelumnya 388 orang menjadi 192 orang, Selasa kemarin. (ulo/tri)
Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…
Menurut Thomas, pandangan yang disampaikan Komnas HAM merupakan isu yang sangat penting dan krusial dalam…
Dan kali ini bukan menjadi hal mengejutkan jika PDIP menolak program pemerintah pusat yakni Makan…
Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…
Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…
Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…