

Salah satu pedagang dari Komunitas Jagal Sapi Merauke yang menjual daging sapi kembali Jumat (05/01/2024) setelah sehari sebelumnya mogok (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Komunitas Jagal sapi kembali melakukan penjualan daging sapi di Pasar Wamanggu Merauke, Jumat (05/01/2024) setelah sehari sebelumnya mogok. Artinya, komunitas Jagal tersebut hanya mogok sehari.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke Martha Bayu Wijaya dihubungi media lewat telpon selulernya menegaskan bahwa kenaikan retribusi tersebut bukan dari Rp 100.000 menjadi Rp 200.000 perekor. Tapi, kenaikan retribusi dari 50.000 menjadi Rp 100.000.
“Keliru kalau dikatakan kenaikan retribusi dari Rp 100.000 ke Rp 200.000 tapi dari Rp 50.000 ke Rp 100.000,” tegasnya.
Retribusi Rp 50.000 perekor tersebut, jelas Martha Bayu Wijaya, sudah diterapkan dari tahun 2014 lalu dan tentunya dengan nilai tersebut tidak sesuai lagi kondisi yang ada sekarang sehingga pemerintah menaikan tarif retribusi tersebut dari Rp 50.000 menjadi Rp 100.000.
Martha Bayu menjelaskan bahwa beberapa komponen telah diperhitungkan dengan adanya kenaikan retribusi tersebut. (ulo)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Penyidik Polres Merauke menetapkan MR (31), ayah kandung korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…
Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…
- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…
–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura mengungkap dugaan penyalahgunaan izin tinggal yang dilakukan dua warga…
BEM menunjukkan dokumen rekam medis RSUD Abepura tanggal 15 Agustus 2026 dimana dalam dokumen pemeriksaan…