Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Umum dan Tata Usaha BBPJN Papua-Papua Pegunungan, Risky Wahyu, menyatakan bahwa pihaknya mencatat rekomendasi DPRP sebagai masukan penting dan akan mengupayakan untuk ditindaklanjuti.
“Kami akan menyampaikan ini kepada pimpinan. Tentunya, bilamana ada usulan resmi dari bupati maupun DPRD setempat, kami siap duduk bersama membahasnya,” kata Risky.
Ia juga menyoroti tantangan yang selama ini dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan, terutama persoalan hak ulayat yang kerap kali memicu pemalangan dan menghambat pelaksanaan proyek.
“Permintaan dari masyarakat kadang di luar batas kemampuan kami. Ini membuat program kerja tidak tercapai sesuai target. Kami harap DPRP juga mendorong regulasi yang mengatur penyelesaian masalah hak ulayat ini,” ungkapnya.(rel/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wali Kota Jayapura Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., bersama Wakil Wali Kota Jayapura Dr. Ir.…
Selama masa pengabdian, ratusan mahasiswa tersebut tersebar di 43 kampung yang mencakup tiga wilayah…
Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi salah satu tindak kriminal yang paling menonjol di…
Kendaraan-kendaraan itu ada yang dimodifikasi dengan tangki dengan ukuran besar dari ukuran standar. Operasi penertiban…
“Untuk pembentukan OPD yang baru, sudah pernah kita ajukan berdasarkan analisis kebutuhan kelembagaan yang dilakukan…
Ricky Cawor resmi kembali bergabung dengan tim Persipura Jayapura untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim…