

Satuan Reserse Kriminal Polres Merauke dan Disperindagkop Kabupaten Merauke saat melakukan pengecekan harga dan stok LPG di sejumlah distributor di Merauke, Kamis (2/4). (foto:Sulo//Cepos)
MERAUKE – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Merauke bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Merauke melakukan pemantauan harga dan ketersediaan stok gas LPG pada sejumlah distributor dan agen, Kamis (2/4).
Pemantauan harga dan stok LPG ini dipimpin Kasat Reskrim Polres Merauke AKP Anugrah S. Dharmawan, menyasar beberapa titik, di antaranya PT. Lintas Papua Utama, PT. Tunas Digoel Indah Permai, Omart, dan Wilvans Mart. Pemantauan dilakukan untuk memastikan stabilitas harga serta distribusi LPG di wilayah Merauke.
Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan adanya kenaikan harga LPG, khususnya ukuran 5,5 Kg dan 12 Kg, dengan selisih kenaikan berkisar Rp 15.000-Rp 38.000 per tabung. Selain itu, stok LPG di tingkat distributor masih tersedia namun terbatas, sementara di tingkat agen terdapat yang kosong dan minim persediaan.
Kenaikan harga dan keterbatasan stok ini dipengaruhi oleh terhambatnya pasokan dari Surabaya serta tingginya biaya distribusi, termasuk tarif kontainer dan lamanya proses bongkar muat kapal. Distribusi LPG di Merauke sendiri masih bergantung pada jalur transportasi laut.
Page: 1 2
Pemain senior Persipura Jayapura, Yustinus Pae, mulai memberikan sinyal untuk mengakhiri karier profesionalnya sebagai pesepak…
Aksi pembubaran nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi oleh aparat TNI di sejumlah daerah…
Status bebas PMK ini menjadi modal penting bagi stabilitas pangan dan keamanan ibadah kurban di…
Revisi PP Nomor 54 Tahun 2004 tentang MRP ini dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat…
"Kami berpesan kepada seluruh jemaah, khususnya jemaah Papua, agar mampu mengatur ritme aktivitas selama di…
Kepala Distrik Sentani, Jeck Puraro menyerahkan Dana Desa atau Dana Kampung Tahap I Tahun Anggaran…