Menurut bupati, dengan MoU ini diharapkan Babhinsa dan Babinkamtibmas yang ada di kampung -kampung ikut mengawasi jalannya Pendidikan di kampung.
‘’Minimal mereka melaporkan kepada kita tingkat kehadiran guru di sekolah-sekolah. Bisa melaporkan bahwa kalau saat hari efektif belajar mengajar, penyelenggaraan pendididikan di sana dapat berjalan. Sekolah bisa berjalan. Itu yang kita harapkan.
Jangan sampai dengan anggaran Pendidikan yang sudah kita turunkan, ada dana BOS dan sebagainya, pendidikannya tidak berjalan dengan baik. Lalu kita temukan bahwa anak sampai SMP dan SMA, perkalian tidak tahu, membaca saja masih eja. Ini yang kita tidak inginkan terulang,’’ tandasnya.
Ditambahkan bupati, kerja sama TNI dan Polri ini menjadi sebuah langkah untuk memastikan penyelenggaran Pendidikan tingkat PAUD, TK, SD, SMP dan SMA-SMK di kampung-kampung bisa berjalan dengan baik. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…
Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…
Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…
Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…