Menurut bupati, dengan MoU ini diharapkan Babhinsa dan Babinkamtibmas yang ada di kampung -kampung ikut mengawasi jalannya Pendidikan di kampung.
‘’Minimal mereka melaporkan kepada kita tingkat kehadiran guru di sekolah-sekolah. Bisa melaporkan bahwa kalau saat hari efektif belajar mengajar, penyelenggaraan pendididikan di sana dapat berjalan. Sekolah bisa berjalan. Itu yang kita harapkan.
Jangan sampai dengan anggaran Pendidikan yang sudah kita turunkan, ada dana BOS dan sebagainya, pendidikannya tidak berjalan dengan baik. Lalu kita temukan bahwa anak sampai SMP dan SMA, perkalian tidak tahu, membaca saja masih eja. Ini yang kita tidak inginkan terulang,’’ tandasnya.
Ditambahkan bupati, kerja sama TNI dan Polri ini menjadi sebuah langkah untuk memastikan penyelenggaran Pendidikan tingkat PAUD, TK, SD, SMP dan SMA-SMK di kampung-kampung bisa berjalan dengan baik. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Untuk menjaring minat generasi muda, Universitas Katolik (UNIKA) Fajar Timur Papua kini gencar melaksanakan program…
Berdasarkan data DLHK Kabupaten Jayapura, produksi sampah di daerah tersebut saat ini mencapai sekitar 70…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, melalui Kasat Reskrim AKP Axel Panggabean, menjelaskan menindaklanjuti laporan…
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Papua-Papua Pegunungan mengeluarkan pemberitahuan kepada seluruh pengguna jalan yang…
Menurut Rustan, dana dan anggaran yang mengalir ke kampung-kampung harus mampu memberikan manfaat nyata bagi…
Ketua DPK-IKAPTK Kota Jayapura, Raymond Mandibondibo, menjelaskan bahwa dana hibah yang diberikan Pemerintah Kota Jayapura…