

Bupati Merauke, Drs Romanus Mbaraka, MT saat melepas duta Penas KTNA Kabupaten Merauke ke-16 menuju Padang, Sumatera Barat, Sabtu (3/6). (FOTO:Sulo/Cepos)
MERAUKE–Sebanyak 101 peserta Kontingen Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) XVI Kabupaten Merauke, dilepas Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT, menuju Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (3/6). Dari 101 orang tersebut, tercatat 33 peninjau, 35 pendamping dan peserta utama sebanyak 33 orang.
Bupati Merauke Drs Romanus Mbaraka, MT saat melepas kontingen bahwa dari catatan penyelengaraan Penas KTNA selama ini, Merauke selalu yang terbaik. ‘’Merauke selalu is the best dan tehnologi kita sebenarnya selangkah lebih maju.
Saat di Malang tahun 2014 lalu, orang belum menggunakan Harvest Combine, kita di Merauke sudah menggunakan saat itu. Sebenarnya teknologi kita juga tidak kalah,’’ tandas bupti Romanus Mbaraka.
Namun sebagai duta terbaik yang dipilih, dimana para peserta akan menginformasikan secara tidak langsung tentang bagaimana pengelolaan pertanian di Merauke, Provinsi Papua Selatan.
‘’Saya yakin bapak ibu yang mewakili kita, mengikuti seleksi yang baik baik di PPL maupun secara langsung staf pada rumpun pertanian. Dengan menggunakan bahasa kampung, ke sana. Lihat baik-baik, apa yang lebih di sana dan bawa pulang. Jadi ini proses belajar tidak langsung. Ke sana mata lihat, rekam baik-baik. di jaman digital saat ini, HP itu digunakan untuk rekam. Apa yang baik di sana dan dapat dibawa pulang silakan di rekam baik-baik,’’tandasnya.
Dikatakan, banyak hal yang dapat dipelajari selama berada di Penas KTNA tersebut. Apalagi, dalam Penas KTNA ini lebih banyak belajar praktis, kecuali untuk tehnologi lebh banyak praktis.
Bupati Romanus juga mengingatkan bahwa kontingen yang diberangkatkan ini membawa nama baik Kabupaten Merauke secara khusus dan Provinsi Papua Selatan secara umum. Karena itu, tidak boleh mabuk saat berada di Padang.
‘’Yang kedapatan mabuk, saya tidak urus pulang. Kalau berangkat secara baik maka pulang juga dengan membawa nama baik,’’ terangnya. Orang Merauke tambah Romanus Mbaraka dikenal ramah. Jadi performance, karakter dan sikap orang Merauke tetap dipertahankan. (ulo/tho)
Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…
Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…
Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…
Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…
Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…