Categories: METROPOLIS

Dikhawatirkan Hutan Bakau Habis Ditimbun

JAYAPURA – Penjabat Wali Kota Jayapura, Dr Frans Pekei mengutarakan bahwa ada kekhawatiran bagi pemerintah terkait hilangnya hutan adat di Kota Jayapura. Hutan yang dimiliki oleh masyarakat adat dikarenakan dijual kepada pemodal. Harusnya, kata Pekei, lokasi atau tanah yang dimiliki saat ini dipertahankan untuk diwariskan kepada anak cucu nanti.

”Ini juga menjadi diskusi saya, pak Kapolres maupun pak Dandim tadi, bahwa jangan hari ini kami tanam tapi besok ada yang timbun sehingga saya meminta kepada masyarakat adat di Kampung Engros, Tobati dan Nafri yang memiliki kawasan hutan bakau di sepanjang Teluk Youtefa untuk bisa tetap menjadi pemilik dan terus menjaga,” kata Frans Pekei saat ditemui di sela – sela kegiatan penanaman pohon dalam rangka hari lingkungan hidup sedunia di samping Jembatan Yotefa, Sabtu (4/6).

  Iapun mengajak warga pemilik lokasi untuk melestarikan, sebab hutan mangrove merupakan tempat yang menghidupi. ”Jangan tergiur dengan rupiah yang dengan sekejap bisa habis tapi bagaimana mempertahankan lokasi untuk berkelanjutan yang artinya anak  cucu masih bisa melihat dan menikmati serta memiliki kebanggaan karena memberikan kehidupan,” bebernya.

   Nah tugas orang tua saat ini adalah memastikan kawasan ekosistem mangrove ini tetap dan terjaga. ”Pemerintah memang tidak bisa melarang menjual meski ada aturan secara nasional yang berkaitan dengan kawasan hutan lindung, cagar alam maupun TWA,” tambahnya.

   Wali Kota memberi contoh sepanjang Teluk Youtefa atau sepanjang jalan Holtekam ini merupakan Taman Wisata Alam yang  kewenangan untuk izin pengelolaannya ada di Kementerian LHK. Bisa diberi izin hanya untuk proses strategis nasional dan itupun terbatas semisal pembangunan Jembatan Youtefa atau Jalan Holtekam.

  “Ini boleh namun terbatas. Tapi di lapangan ternyata banyak sekali yang melanggar, yang membangun tanpa ada izinnya dan kami di pemerintah kota terbentur dengan kondisi kepemilikan,” tutup Pekei. (ade/tri)

newsportal

Recent Posts

BPBD Jayawijaya Ingatkan Warga, Ada 11 Titik Panas di Beberapa Wilayah

Plt Kepala BPBD, Satpol PP, dan Damkar Kabupaten Jayawijaya Romadlon menyebutkan dari informasi yang dihimpun…

8 minutes ago

Capek dan Kurang Tidur, Ratusan Warga Antre Untuk Pijat Refleksi

   Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Papua memberikan layanan pijat kepada warga terdampak kebakaran…

1 hour ago

Masyarakatnya Ramah, Minta Warisan Leluhur Seni dan Budaya Tetap Dijaga

Para turis atau Wisatawan Mancanegara ada dari negara Inggris, Argentina, Amerika Serikat, Australia dan berbagai…

2 hours ago

147 Ribu Pengunjung dan Rp1.2 Miliar Berputar di Khalkote

Festival Danau Sentani (FDS) XV 2026 meninggalkan catatan menarik. Selama rangkaian festival berlangsung, kawasan Pantai…

3 hours ago

Kapolres Mimika Temui Kelompok yang Bertikai di Kwamki Narama

Langkah jemput bola ini dilakukan guna memediasi sekaligus mendorong kedua belah pihak menghentikan pertikaian secara…

4 hours ago

Pemkab Lanny Jaya Siapkan 3 Posko Bantuan Permanen

Pemkab Lanny Jaya juga mengambil langkah berbeda dalam penyediaan tempat penampungan bantuan untuk warganya di…

5 hours ago