

Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SH, SIK saat memasang pita tanda dimulainya operasi keselamatan Cartenz 2024 di Lapangan Apel Mapolres Merauke, Sabtu (02/03/2024). (FOTO:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Dalam rangka memberikan pemahaman, edukasi kepada masyarakat terkait keselamatan dalam berlalu lintas, jajaran Polda Papua termasuk Polres Merauke menggelar operasi keselamatan Cartenz2024. Operasi keselamatan yang berlangsung selama 14 hari kedepan itu, dimulai hari ini, Senin (04/03/2024.
Kapolres Merauke AKBP I Ketut Suaryana, SH, SIK mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan tahun 2022-2023, bahwa jumlah yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas antara 3-4 orang perjam.
‘’Ini karena apa. Karena rata-rata faktor kecelakaan penyebabnya uman error atau kelalalian manusia. Jarang terjadi kecelakaan lalu lintas karena alam. Sekali-kali naik kendaraan kemudian kena longsor, atau jalan licin dan sebagainya. Tapi lebih banyak karena human error,’’ kata Kapolres I Ketut Suaryana kepada wartawan seusai menggelar apel pasukan operasi keselamatan, Sabtu (02/03/2024).
Karena itu, lanjut Kapolres negara memberikan tugas bagaimana untuk menciptakan ketertiban lalu lintas di wilayah Kabupaten Merauke. Kapolres menilai bahwa jika dibandingkan dengan daerah-daerah tempat dirinya bertugas sebelumnya, kondisi ruas jalan di Merauke sebenarnya sudha sangat baik.
Page: 1 2
Terkait ini Polres Mappi langsung bergerak menelusuri apa yang sebenarnya terjadi, mengapa patung tersebut bisa…
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai sistem pengamanan di kawasan tambang yang selama ini dikenal…
Plt Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengungkapkan bahwa RPJMD nantinya akan menjadi acuan utama bagi…
Sejumlah kawasan di Jayapura memiliki banyak cerita yang dikait-kaitkan dengan hal mistik. Di tahun 90…
Peraturan Daerah Provinsi (Raperdasi) dan 8 Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus) yang merupakan usulan pemerintah…
Berbagai lembaga mencatat tingginya angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kekerasan seksual, hingga kekerasan berbasis…