

Yoseph Bladib Gebze (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE- Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze menyampaikan kekecewaannya terkait dengan mahasiswa kedokteran yang dibiayai pemerintah daerah, namun setelah selesai bukannya mengabdikan diri di Merauke namun bekerja di daerah lainnya.
‘’Banyak anak-anak kita yang sekolahkan untuk menjadi dokter. Tapi setelah selesai, mereka memilih bertugas di daerah lain,’’ kata Bupati Bladib Gebze dihadapan para lurah, RT dan RW se-Distrik Merauke baru-baru ini.
Pemerintah Kabupaten, lanjut bupati Yoseph akan berkoordinasi dengan para orang tua yang pernah datang kepada Pemerintah Daerah untuk membiayai anak-anaknya. Sebab, ungkap bupati, dalam perjanjian antara pemerintah daerah dengan para penerima biaya bantuan untuk kedokteran bahwa setelah selesai, para dokter muda tersebut mengambil di Merauke minimal 10 tahun.
‘’Jadi sudah ada perjanjian bahwa mereka setelah selesai miminal mengabdi selama 10 tahun di Merauke,’’ katanya. Ini karena uang yang dipakai untuk membiayai kuliah kedokteran tersebut merupakan hak seluruh warga Merauke.
Page: 1 2
Bima Ragil mengatakan, dirinya hanya berada sekitar dua hari di Jombang sebelum kembali melanjutkan aktivitas…
Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Papua Tengah, fokus mengoptimalkan pelayanan 3B yang mencakup ibu…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, meminta masyarakat terus mengembangkan potensi lokal, khususnya sektor perkebunan kelapa,…
Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya penambahan personel pengamanan, pelibatan tokoh gereja…
‘’Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Gapoktan tersebut lebih bisa dipertanggung jawabkan ketimbang Pertamini. Pertamini ini…
Penyerahan tersangka bersama barang bukti ke Kejaksaan Negeri Merauke untuk proses selanjutnya, setelah berita acara…