

MERAUKE-Pemerintah Kabupaten Merauke siap menggunakan anggaran Pilkada di Kabupaten Merauke untuk menangani Covid-19. Penggunaan anggaran Pilkada ini setelah Pemerintah bersama DPR RI sepakat untuk menunda pelaksanaan Pilkada serentak di Indonesia dan oleh Mendagri, KPU dan Bawaslu setuju agar anggaran Pilkada tersebut digeser untuk menangani Covid-19.
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Drs Daniel Pauta yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Merauke mengungkapkan bahwa dari anggaran yang dialokasikan untuk pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Merauke masih ada sekitar Rp 20 miliar yang belum direalisir baik ke KPU, Bawaslu dan Kepolisian untuk pengamanan.
“Untuk KPU dari sekitar 74 miliar itu, yang sudah kita cairkan sebesar Rp 64 miliar. Jadi masih ada sekitar Rp 10 miliar yang ada di rekening pemerintah daerah. Begitu juga untuk Bawaslu dan Polres Merauke baru sekitar 50 persen dari alokasi dana yang disiapkan sudah dicairkan. Jadi diperkirakan masih ada sekitar Rp 20 miliar yang bisa kita gunakan untuk tangani Covid-19,’’ kata Daniel Pauta.
Namun begitu, lanjut Sekda Pauta, pihaknya masih menunggu surat Keputusan dari Mendagri. “Karena yang baru kami terima hasil rapat Mendagri, KPU dan Bawaslu kemarin,’’ terangnya. (ulo/tri)
Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…
Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…