Categories: KEEROM

Jambore Kader Posyandu Ciptakan Generasi Emas Keerom

KEEROM – Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., membuka secara resmi Jambore Kader Posyandu Kabupaten Keerom, yang berlangsung di Sekolah MIN Arso III, Kampung Jaifuri, Distrik Skanto, Jumat (27/10).

Jambore kali ini mengusung tema “Kader Cerdas Stunting Tuntas” yang berlangsung selama tiga hari, 26-28 Oktober dengan diikuti sebanyak 185 peserta. Jambore ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Keerom lewat Dinas Kesehatan bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP KKK) Keerom.

Ketua Panitia, dr Faustina Helena Burdam mengatakan,  stunting saat ini menjadi isu nasional kesehatan, sehingga Jambore ini dinilai sangat tepat untuk membekali para Kader Posyandu. Mereka merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan untuk ibu hamil, bayi dan anak.

“Kader posyandu merupakan garda terdepan, dimana pelayanan kesehatan tak hanya bisa dilakukan oleh Dinas Kesehatan, tapi perlu dengan para kader,” ungkap Helena Burdam dalam laporannya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Keerom, Angela Frank Gusbager, mengatakan bahwa peran para kader sangat penting dalam mendukung generasi emas bangsa, khususnya di Kabupaten Keerom.”Stunting ini merupakan masalah pertumbuhan pada bayi. Biasanya dipengaruhi karena kurang gizi, sehingga perlu adanya intervensi serta pemberian gizi,” ujarnya.

Jambore ini sangat penting, karena para kader yang lebih memahami kebutuhan para ibu hamil dan bayi. Angela Frank Gusbager berharap, para peserta yang mengikuti Jambore ini bisa menyimak dengan baik segala materi yang diberikan, sehingga dapat menjadi pengetahuan untuk meningkatkan kapasitas dalam menjalani tugas di masing-masing kampung.

“Saya juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemda Keerom melalui Dinas Kesehatan yang telah membantu pelaksanaan Jambore Kader Posyandu,” pungkasnya.

Bupati Keerom, Piter Gusbager mengatakan melalui Jambore ini diharapkan menciptakan kader yang berkualitas, sehingga ke depan Kabupaten Keerom bisa menciptakan generasi dengan kualitas sehat yang baik.

“Ibu yang mengandung itu harus sehat dan bayi yang lahir juga sehat. Dan itu erat kaitannya dengan pemeriksaan primer di Posyandu, sehingga pelayanan posyandu ini sangat penting,” ucapnya.

Dalam kegiatan ini, orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu juga memberikan uang saku kepada para kader. Dimana setiap kader mendapatkan Rp 1 juta. (eri/ary)

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pesawat Dibakar, Pilot Ditembak, Pelaku Langsung Berpose

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…

2 days ago

Marinus Yaung: KKB Tidak Akan Mendapat Dukungan dan Simpati Asing

Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…

2 days ago

Presiden Perlu Evaluasi Operasi Keamanan di Papua

Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…

2 days ago

Singgung Demo Ditahan, Konvoi Bola Dibebaskan

Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…

2 days ago

Okto Disebut Sebagai Wakil Komandan TPNPB-OPM

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…

2 days ago

Cetak Sawah Baru di Sota Masih Terkendala Penolakan Warga

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan,   secara…

2 days ago