Categories: KEEROM

Kunjungi Laboratorium Jagung di Keerom

KEEROM – Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Pol Hary Sudwijanto, melakukan tatap muka bersama para petani di Kabupaten Keerom, bertempat di balai diklat atau laboratorium budidaya jagung yang berada di Kampung Suskun, Distrik Arso Timur, Rabu (10/9).

Irjen Pol Hary Sudwijanto didampingi oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol Ramdani Hidayat, Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer dan Bupati Keerom, Piter Gusbager serta pimpinan Forkopimda.

Dalam kunjungan perdananya, Irjen Pol Hary Sudwijanto melakukan interaksi langsung dengan masyarakat atau para petani dan melakukan panen jagung. “Saya berkesempatan berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk melihat dari dekat pola pembinaan Kakorbinmas guna mendukung pertanian masyarakat,” ungkap Irjen Pol Hary Sudwijanto dalam keterangannya.

Dia menuturkan, selain sebagai penegak hukum, Polri juga ingin hadir di tengah-tengah masyarakat di bidang pertanian. Dia mengaku akan mendukung penuh program nasional budidaya jagung di Negeri Tapal Batas, Kabupaten Keerom.

Dirinya juga menuturkan bahwa dengan hadirnya laboratorium jagung ini akan bermanfaat bagi para petani. Dimana mereka nantinya akan memberikan pelatihan terhadap para petani bagaimana mengelola jagung dengan baik.

“Kami juga menyambut baik niat Bapak Bupati yang ini menghibahkan lahan seluas 25 hektar ini. Kami akan laporkan kepada Bapak Kapolri, dan semoga manfaat dari lahan ini bisa dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Kemudian Bupati Keerom, Piter Gusbager memberikan apresiasi kepada Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Pol Hary Sudwijanto, dan Polda Papua yang telah hadir melihat langsung laboratorium jagung di atas lahan seluas 25 hektar tersebut.

“Lahan ini menjadi laboratorium yang bisa membina anak-anak Papua untuk bisa melakukan pelatihan atau pendidikan di tempat ini, khusus jagung.,” ujar Bupati.

Kata Bupati Gusbager, nantinya lahan seluas 25 hektar, 5 hektar sebagai sarana laboratorium dan 20 hektar sebagai sarana lahan jagung ini kita hibahkan kepada Polri. “Ini akan menjadi aset Polri yang pertama di Papua khusus pada bidang pertanian. Silahkan digunakan untuk kepentingan masyarakat,” tutupnya. (eri/ary)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: POLDAKEEROM

Recent Posts

BTM Soroti Fair Play, Desak Evaluasi Wasit dan VAR di Liga 2

Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…

1 day ago

Sayangkan Aksi Demo yang Berdampak Libur Sekolah

ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…

2 days ago

Wamenkes: 90 Persen Kasus Malaria Nasional Berasal dari Papua

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…

2 days ago

Pemkot Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan Tepat Sasaran

Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…

2 days ago

Tanah Diselesaikan Sesuai Prosedur, Bupati Mohon Sekolah Jangan Dipalang

Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…

2 days ago

Provinsi Papua Pegunungan Dapat Porsi Dana Otsus Paling Kecil

"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…

2 days ago